Sabda Katalog Yayasan Lembaga SABDA Pendidikan Elektronik Study Teologia Awam e-Learning - Situs Sumber Bahan Pelajaran Kristen dan Pendidikan Elektronik e-Learning - Situs Sumber Bahan Pelajaran Kristen dan Pendidikan Elektronik e-Learning - Situs Sumber Bahan Pelajaran Kristen dan Pendidikan Elektronik e-Learning - Situs Sumber Bahan Pelajaran Kristen dan Pendidikan Elektronik e-Learning - Situs Sumber Bahan Pelajaran Kristen dan Pendidikan Elektronik e-Learning - Situs Sumber Bahan Pelajaran Kristen dan Pendidikan Elektronik
e-Learning - Situs Sumber Bahan Pelajaran Kristen dan Pendidikan Elektronik e-Learning - Situs Sumber Bahan Pelajaran Kristen dan Pendidikan Elektronik
Home | Bahan | Seri

Ajaran-ajaran Utama Kitab-kitab - Biblika

Kategori: Sistematika | Biblika | Praktika | Historika


KEPERCAYAAN DAN KEHIDUPAN KRISTEN

Perjanjian Lama
Kejadian I
Kejadian II
Keluaran
Imamat
Bilangan
Ulangan
Yosua
Hakim-hakim
Rut
1 Samuel
2 Samuel
1 dan 2 Raja-raja
1 dan 2 Tawarikh
Ezra
Nehemia
Ester
Ayub
Mazmur
Amsal
Pengkhotbah
Kidung Agung
Yesaya
Yeremia
Ratapan
Yehezkiel
Daniel
Hosea
Yoel
Amos
Obaja
Yunus
Mikha
Nahum
Habakuk
Zefanya
Hagai
Zakharia
Maleakhi

Perjanjian Baru
Matius
Markus
Lukas
Yohanes
Kisah Para Rasul
Roma
1 Korintus
2 Korintus
Galatia
Efesus
Filipi
Kolose
1 Tesalonika
2 Tesalonika
1 Timotius
2 Timotius
Titus
Filemon
Ibrani
Yakobus
1 Petrus
2 Petrus
1 Yohanes
2 Yohanes
3 Yohanes
Yudas
Wahyu



Info:

KEPERCAYAAN DAN KEHIDUPAN KRISTEN

[Hak Cipta 07000] [Indeks 00000]

Buku "Kepercayaan dan Kehidupan Kristen" ini berisi topik-topik pelajaran Kristen yang dapat menolong hamba-hamba Tuhan dalam pelayanan mereka. Setiap pelajaran penting dilengkapi dengan ayat-ayat Alkitab yang menjadi dasar dari pelajaran tersebut.

Di dalam versi elektronik, Indeks buku ini dibagi menjadi "Indeks Bab" di mana kita bisa melihat secara utuh setiap Bab yang akan dipilih. Sistem pengindeksan semacam ini merupakan standar kami untuk materi yang berbentuk buku. Anda akan menemukannya dalam buku-buku yang lain.

- YLSA -



HAK CIPTA

[Info 07000] [Indeks 00000]

* VERSI BUKU (TINTA-KERTAS) *

JUDUL : Kepercayaan dan Kehidupan Kristen PENULIS : Seminari Theologia Injili Indonesia TAHUN : 1985* PENERBIT : PT. BPK Gunung Mulia EDISI : 1* PERCETAKAN : BPK Gunung Mulia COPYRIGHT : BPK Gunung Mulia Lihat Halaman Judul di bawah NOMOR BUKU : BPK/1524/007/85 BISA DIDAPAT : Di Toko Buku Kristen atau hubungi PT. BPK Gunung Mulia Jl. Kwitang 22-23, Jakarta 10420 JML HALAMAN : 444 BIBLIOGRAFI : Seminari Theologia Injili Indonesia. 1985. Kepercayaan dan Kehidupan Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia. * VERSI ELEKTRONIK (SABDA) *
IZIN DARI    : PT. BPK Gunung Mulia
DIPROSES OLEH: Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
DESKRIPSI :

Buku ini terutama ditujukan untuk menolong para pekerja Gereja dan pemimpin-pemimpin
jemaat yang sedang berjuang membentuk Gereja yang dewasa dan berbuah. Buku ini
berisi pelajaran-pelajaran penting tentang persiapan Baptisan, Bahan pendalaman
azas-azas Kristen, Sintesa dan analisa Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama, dan
Bahan pembinaan kepemimpinan gereja untuk pemeliharaan dan pengembangan
pelayanan Gereja selanjutnya. Bagian-bagian yang dipakai dalam versi ini adalah
bahan pemahaman Alkitab dari ajaran-ajaran utama dalam kitab-kitab Perjanjian
Lama dan Perjanjian Baru.

PERHATIAN!

Pemegang Hak Cipta utama buku ini adalah BPK Gunung Mulia. YLSA mendapatkan ijin
untuk memproses teks buku ini ke dalam VERSI ELEKTRONIK untuk digunakan dalam
program SABDA/OLB. Pengguna program SABDA dilarang mengutip, menerbitkan kembali
atau memperbanyak sebagian ataupun seluruh teks buku ini dengan bentuk dan cara
apapun juga untuk tujuan komersil tanpa ijin tertulis dari pemegang Hak Cipta
buku ini yaitu BPK Gunung Mulia.

-- YLSA --

HALAMAN JUDUL

KEPERCAYAAN DAN KEHIDUPAN KRISTEN Disusun Oleh:
Seminari Theologia Injili Indonesia

Hak cipta dilindungi Undang-undang
diterbitkan oleh:
Penerbit BPK Gunung Mulia
Anggota IKAPI
Sampul oleh F.B. Indradi
Cetakan pertama: 1985
Dicetak oleh:
Percetakan BPK Gunung Mulia
BPK/1524/007/85



PRAKATA

[Info 07000] [Indeks 00000]

Sebuah buku pelajaran Kristiani yang sederhana, tapi sarat, dan komprehensif, telah lama dirindukan oleh Warga Tubuh Kristus di Indonesia, terutama oleh para pengerja Gereja. Buku yang berisi pelajaran-pelajaran yang membentuk suatu Gereja yang dewasa dan berbuah. Buku yang dapat digunakan oleh para pengerja Gereja secara teratur dalam membina warganya. Kebutuhan-kebutuhan inilah yang telah melatar belakangi lahirnya buku _Kepercayaan dan Kehidupan Kristen_.

Buku ini mula-mula disiapkan sebagai buku pegangan bagi para mahasiswa Seminari Theologia Injili Indonesia (STII) yang diwajibkan melayani Jemaat-jemaat Tuhan di desa-desa di akhir pekan, sesuai dengan program pendidikan STII yang berusaha memelihara keseimbangan di antara teori dan praktek (31 1/2 hari di pelayanan). Tiap Jemaat yang dilayaninya selama minimal tiga tahun, dibina bertahap mengikuti pokok-pokok ajaran ini.

Pelajaran-pelajaran ini dibagi atas 4 (empat) bagian,

  1. Bagian Pertama terdiri dari 13 pelajaran diperuntukkan sebagai bahan persiapan baptisan, digunakan maksimal 4 bulan.

  2. Bagian Kedua merupakan bahan-bahan pendalaman azas-Kristiani sebagai pelajaran follow-up, digunakan selama 6 s/d 8 bulan.

  3. Bagian ketiga terdiri dari sintesa dan analisa Buku-buku Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama yang dapat digunakan selama 2 tahun.

  4. Bagian Keempat merupakan bahan pembinaan kepemimpinan gereja untuk pemeliharaan maupun pengembangan pelayanan Gereja selanjutnya, digunakan selama 4 s/d 6 bulan.

Ucapan syukur saya panjatkan kepada Tuhan yang telah menggerakkan Badan Penerbit Kristen "Gunung Mulia" untuk mencetak Buku ini sehingga bisa dimanfaatkan oleh hamba-hamba dan Umat Tuhan. Kiranya kerja-sama ini akan memberikan sumbangan yang positif dan berbobot bagi Gereja Tuhan di Indonesia.

Terima kasih khusus saya sampaikan kepada Departemen Penelitian dan Pengembangan Penginjilan Se-Dunia (P3S)-STII, yang telah meluangkan waktu, dan mengerahkan pikiran dan tenaganya untuk menyusun buku ini.

Kiranya Tuhan Yesus Kristus kepala Gereja memberkati dan menggunakan buku ini bagi Pertumbuhan dan Perkembangan Gerejanya di Indonesia.

Mei 1984 STII Yogyakarta

Pdt. Chris Marantika, Th.D.



Bagian A:

KEPERCAYAAN DAN KEHIDUPAN KRISTEN

[Info 07000] [Indeks 00000]

PERSIAPAN BAPTISAN
Peninjauan Keselamatan
Allah dan Manusia
Kristus dan Keselamatan
Pertobatan dan Iman
Kepastian Keselamatan
Bagaimana Memelihara Persekutuan dengan Allah
Kristus sebagai Pusat (Inti Kehidupan)
Firman Tuhan
Doa (Nafas Rohani)
Menjadi Saksi bagi Kristus (Pekerjaan Rohani)
Pekerjaan (Gereja)
Baptisan
Perjamuan Suci



Bagian B:

KEPERCAYAAN DAN KEHIDUPAN KRISTEN

[Info 07000] [Pra 07002]

ETIKA KRISTEN
Keistimewaan Orang Kristen
Kasih Adalah Hukum Kristen
Penderitaan Orang Kristen
Ibadah Kristen
Persembahan Orang Kristen
Persembahan Persepuluhan
Pernikahan Kristen
Rumah Tangga Kristen
Kematian bagi Orang Kristen
Perlengkapan dalam Perang Rohani
Takhyul dan Kekristenan
Hidup Menurut Daging atau Menurut Roh
Amanat Agung Tuhan Yesus



Bagian C:

KEPERCAYAAN DAN KEHIDUPAN KRISTEN

[Info 07000] [Pra 07002]

AZAS KEPERCAYAAN KRISTEN
Keberadaan Allah (I)
Keberadaan Allah (II)
Sifat-sifat Allah (I)
Sifat-sifat Allah (II)
Sifat-sifat Allah (III)
Pernyataan Allah
Yesus Kristus
Kedatangan Tuhan Yesus ke Dunia
Keilahian Tuhan Yesus
Kemanusiaan Tuhan Yesus
Penderitaan dan Kematian Tuhan Yesus Kristus
Kebangkitan Yesus Kristus dari Kematian
Kenaikan Yesus Kristus ke Sorga
Kedatangan Yesus Kristus ke Dunia yang Kedua
Roh Kudus (I)
Roh Kudus (II)
Roh Kudus dan Keselamatan (I)
Roh Kudus dan Keselamatan (II)
Roh Kudus dan Orang Kudus
Karunia-karunia Roh
Ketritunggalan Allah
Alkitab adalah Firman Allah
Malaikat-malaikat
Pekerjaan dan Pelayanan Malaikat
Malaikat Yang Jatuh (Iblis)
Iblis (II)
Roh-roh Jahat
Iblis dan Orang Kristen
Manusia dan Rencana Allah
Kejatuhan Manusia dalam dosa
Manusia Lama di dalam Adam
Manusia Baru di dalam Kristus
Gereja
Tujuan Gereja
Bentuk Gereja Kristen
Pola Pelayanan Gereja
Disiplin Gereja
Peristiwa-peristiwa Masa Depan (I)
Peristiwa-peristiwa Masa Depan (II)
Peristiwa-peristiwa Masa Depan (III)
Peristiwa-peristiwa Masa Depan (IV)
Pengajaran-pengajaran Penting yang Ditarik dari
Pelajaran tentang Kedatangan Kristus Kedua Kali



Bagian D:

KEPERCAYAAN DAN KEHIDUPAN KRISTEN
AJARAN-AJARAN UTAMA KITAB-KITAB

[Info 07000] [Indeks 00000] [Perjanjian Baru ==> 07009]

PERJANJIAN LAMA
07087 Kejadian I
07088 Kejadian II
07089 Keluaran
07090 Imamat
07091 Bilangan
07092 Ulangan
07093 Yosua
07094 Hakim-hakim
07095 Rut
07096 1 Samuel
07097 2 Samuel
07098 1-2 Raja-raja
07099 1-2 Tawarikh
07100 Ezra
07101 Nehemia
07102 Ester
07103 Ayub
07104 Mazmur
07105 Amsal
07106 Pengkhotbah
07107 Kidung Agung
07108 Yesaya
07109 Yeremia
07110 Ratapan
07111 Yehezkiel
07112 Daniel
07113 Hosea
07114 Yoel
07115 Amos
07116 Obaja
07117 Yunus
07118 Mikha
07119 Nahum
07120 Habakuk
07121 Zefanya
07122 Hagai
07123 Zakharia
07124 Maleakhi

07009 PERJANJIAN BARU



Bagian E:

KEPERCAYAAN DAN KEHIDUPAN KRISTEN
AJARAN-AJARAN UTAMA KITAB-KITAB

[Info 07000] [Indeks 00000] [Perjanjian Lama <== 07008]

PERJANJIAN BARU
07125 Matius
07126 Markus
07127 Lukas
07128 Yohanes
07129 Kisah Para Rasul
07130 Roma
07131 1 Korintus
07132 2 Korintus
07133 Galatia
07134 Efesus
07135 Filipi
07136 Kolose
07137 1 Tesalonika
07138 2 Tesalonika
07139 1 Timotius
07140 2 Timotius
07141 Titus
07142 Filemon
07143 Ibrani
07144 Yakobus
07145 1 Petrus
07146 2 Petrus
07147 1 Yohanes
07148 2 Yohanes
07149 3 Yohanes
07150 Yudas
07151 Wahyu

07008 PERJANJIAN LAMA



Bagian F:

KEPERCAYAAN DAN KEHIDUPAN KRISTEN

[Info 07000] [Pra 07002]

KEPEMIMPINAN KRISTEN

Pemimpin Kristen
Syarat-syarat Pemimpin Kristen (I)
Syarat-syarat Pemimpin Kristen (II)
Syarat-syarat Pemimpin Kristen (III)
Syarat-syarat Pemimpin Kristen (IV)
Tugas Pemimpin Kristen
Pemimpin dan Pemuridan
Pemimpin Kristen dan Roh Kudus
Pemimpin Kristen dan Doa
Pemimpin Kristen Alkitab
Bahaya-bahaya Pemimpin Kristen
Harga yang Harus Dibayar
Upah Seorang Pemimpin Rohani



AJARAN-AJARAN UTAMA KITAB-KITAB
DALAM PERJANJIAN LAMA

KITAB KEJADIAN (I)

[Info 07000] [Indeks 07008] [Lanjutan 07088] [KEJADIAN (II) 07088]

Tujuan

Supaya dengan mengetahui isi kitab Kejadian, dapat memahami kekuasaan Allah dalam sejarah penciptaan, serta kuasa dan kehendak Allah terhadap ciptaan-Nya.

Pendahuluan

Penulis : Musa.

Isi Kitab: Kitab Kejadian adalah kitab yang pertama dalam Alkitab. Kitab ini dibagi atas 50 pasal dan berisi dua hal penting: Pertama: Sejarah peristiwa- peristiwa penting. Kedua: Sejarah Bapak- bapak orang beriman. Melalui dua pembagian ini, dapat dilihat kemahakuasaan Allah dalam setiap peristiwa penting dan juga kemahakuasaan kehendak Allah yang bekerja dalam kehidupan setiap Bapak orang beriman.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Kejadian

(Bagian I, pasal 1-11; Kej 1:1-11:32). Pasal-pasal pertama sampai sebelas memuat empat peristiwa penting.

  1. Pasal 1-2 (Kej 1:1-2:7).

    Peristiwa penciptaan langit dan bumi, serta segala isinya

    Peristiwa ini sungguh-sungguh terjadi dan dikerjakan Allah, karena tidak ada seorang pun yang dapat membuat gunung, lautan, matahari, bulan dan bintang, serta manusia yang dapat berpikir, berbicara, bernapas.

    Pendalaman

    Bacalah pasal Kej 1:1; 2:1-7 Apa sajakah yang diciptakan oleh Allah?

  2. Pasal 2-5 (Kej 2:8-5:32).

    Peristiwa jatuhnya manusia ke dalam dosa

    Setelah Tuhan menciptakan manusia, yaitu Adam dan Hawa, Tuhan menempatkan mereka di taman Eden untuk hidup di sana menurut kehendak Allah. Di taman Eden (Firdaus) ini Adam dan Hawa diperkenankan oleh Allah untuk hidup dengan berkat dan kasih-Nya, tetapi setan menggoda mereka sehingga mereka melanggar perintah Allah dan jatuh ke dalam dosa. Sebagai akibatnya, melalui kejatuhan Adam dan Hawa semua manusia menjadi orang berdosa.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Kej 3:9-19.
    2. Apakah yang menyebabkan manusia berdosa? (Kej 3:11,17).
    3. Apakah akibat dosa terhadap:
      1. Iblis? (Kej 3:15).
      2. Ular? (Kej 3:14).
      3. Wanita? (Kej 3:16).
      4. Pria? (Kej 3:17-19).
      5. Sesama manusia?
        - membenci/membunuh (Kej 4:5-8).
        Kepribadian manusia?
        - berbohong (Kej 4:8-9).

  3. Pasal 6-10 (Kej 6:1-10:32).

    Peristiwa hukuman Allah kepada manusia melalui air bah

    Melalui Adam dan Hawa yang sudah berdosa itu, keturunannya mulai dari Kain dan Habil sampai pada Set dan seterusnya, menjadi semakin jahat, sehingga akhirnya Tuhan Allah Yang Mahakuasa itu menghukum manusia karena Allah sangat membenci kejahatan. Allah menghukum dan menurunkan hujan selama 40 hari 40 malam yang disebut Air Bah. Dalam hukuman Allah yang sangat dahsyat itu hanya satu keluarga yang diselamatkan oleh Allah yaitu keluarga Nuh dan istrinya serta anak-anak bersama istri mereka. Setelah ini Allah memberi pelangi sebagai tanda janji-Nya bahwa Ia tidak akan menghukum manusia dengan Air Bah lagi.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Kej 6:5-8.
      Apakah yang menyebabkan manusia dimusnahkan?
    2. Bacalah pasal Kej 6:9-12,22.
      Apa sebabnya Nuh tidak ikut dihukum?
    3. Bacalah pasal Kej 9:8-17.
      Apa janji Allah tentang Air Bah dan Pelangi?

  4. Pasal 11 (Kej 11:1-32).

    Peristiwa terjadinya bermacam-macam bahasa di dunia

    Setelah Air Bah manusia mulai berkembang biak dengan pengetahuan dan kemampuan yang tinggi. Dengan demikian manusia berusaha untuk mempertahankan kehidupan bersama dalam satu bangsa dan satu bahasa di daerah tertentu saja, sehingga mereka berusaha untuk membangun suatu menara yang tingginya sampai ke langit. Tetapi maksud ini bertentangan dengan kehendak Allah terhadap manusia, yaitu untuk memenuhi bumi ini. Oleh karena itu Allah menyatakan kemahakuasaan-Nya dengan mengacaukan bahasa mereka sehingga pembangunan menara itu tidak dapat diselesaikan. Karena kekacauan bahasa itu, maka kota dimana pembangunan menara itu dilaksanakan disebut Babel.

    Pendalaman

    a. Bacalah pasal Kej 11:1-9. Ada berapa macam bahasakah di dunia sebelum pembuatan menara Babel?
    b. Mengapakah di dunia sekarang ada bermacam-macam bahasa?

II. Kesimpulan/Aplikasi (penerapan)

  1. Dalam peristiwa penciptaan, Allah menciptakan dunia dan isinya untuk kemuliaan-Nya.
  2. Dalam peristiwa kejatuhan manusia ke dalam dosa, Allah menyatakan kebesaran, kasih dan keadilan-Nya kepada manusia.
  3. Dalam peristiwa Air Bah dan menara Babel Allah menyatakan kekudusan dan kemahakuasaan-Nya kepada manusia.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah pencipta dunia dan isinya?
  2. Siapakah manusia pertama yang diciptakan Allah?
  3. Mengapa manusia diusir dari taman Eden?
  4. Mengapa Allah menghukum manusia dengan air bah?
  5. Siapakah yang diselamatkan Allah dari air bah?
  6. Bagaimanakah Allah menggagalkan pembangunan menara Babel?
  7. Pelajaran rohani apakah yang saudara dapatkan dari pelajaran ini?

KEJADIAN (II) ... Lanjutan 07088



AJARAN-AJARAN UTAMA KITAB-KITAB DALAM PERJANJIAN LAMA

2. KITAB KEJADIAN (II)

[Info 07000] [KEJADIAN (I) 07087] [Indeks 07008]

Tujuan

Agar anggota jemaat mengetahui dan mengerti bahwa Allah yang menjadi pencipta manusia selalu menunjukkan kasih dan kesetiaan-Nya dalam memelihara umat-Nya.

Pendahuluan

Penulis : Musa.

Isi Kitab: Setelah mengetahui dan mengerti betapa besar keagungan dan kemahakuasaan Allah dalam sejarah peristiwa-peristiwa terbesar (pelajaran pertama), maka pelajaran ini merupakan kelanjutan dari pelajaran tersebut. Pelajaran ini berisi bagaimana Allah memelihara umat-Nya melalui kehidupan dari Bapa-bapa orang beriman.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Kejadian

(Bagian II, Pasal 11-50; Kej 11:1-50:26). Dalam pasal-pasal sebelas sampai lima puluh akan diuraikan empat orang tokoh penting sebagai Bapak-bapak orang beriman.

  1. Sejarah kehidupan Abraham

    Abraham adalah seorang yang kuat imannya. Ia menerima panggilan Allah yang ajaib. Kemudian ia meninggalkan tempat kediamannya untuk mengikuti panggilan Allah. Ia dituntun Allah menetap di Kanaan, dimana Abraham dengan iman menantikan kelahiran putra Allah yang dijanjikan. Karena ketaatan Abraham, maka Allah mengadakan perjanjian berkat bagi Abraham dan keturunannya.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Kej 12:1-4.
      Siapakah yang memanggil Abraham dan apakah janji-Nya?
    2. Apakah nama Abraham pada waktu ia dipanggil oleh Allah?
      (Kej 12:1).
      Apakah tanggapan Abraham terhadap panggilan itu?
      (Kej 12:3).
    3. Bacalah pasal Kej 18:10-15.
      Apakah janji yang Allah berikan pada Abraham?
      Apakah janji itu ditepati?
      (Kej 21:1-3).
    4. Bacalah pasal Kej 22:15-18.
      Apakah janji yang Allah berikan?
      Apakah yang menyebabkan Abraham diberkati?

  2. Sejarah kehidupan Ishak

    Ishak adalah anak perjanjian yang diberikan kepada Abraham. Ishak dilahirkan melalui kelahiran yang ajaib, yaitu pada waktu Sara sudah tua. Ishak adalah perantara yang menggenapi janji Allah. Melalui perjalanan hidup Ishak yang penuh suka dan duka itu, dapatlah dilihat lambang kehidupan orang yang dipakai Tuhan. Ishak diberkati oleh Tuhan.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Kej 21:1-3.
      Apakah Ishak lahir sebagai anak yang dijanjikan?
    2. Bacalah pasal Kej 22:1-3.
      Apakah perintah Allah kepada Abraham?
      Dan apakah yang ia lakukan?
    3. Bacalah pasal Kej 22:9-12.
      Apakah yang terjadi atas diri Ishak?
    4. Bacalah pasal Kej 25:19-26.
      Siapakah istri Ishak dan siapakah anak-anaknya?
    5. Bacalah pasal Kej 25:23-24.
      Apakah janji yang diberikan pada Yakub?

  3. Sejarah kehidupan Yakub

    Ishak mempunyai dua anak kembar yaitu Yakub dan Esau (pasal Kej 25:24). Dalam sejarah Bapak-bapak orang beriman Yakub terkenal karena membeli hak kesulungan kakaknya Esau dengan sepiring kacang merah (Kej 25:34). Yakub sebelum menjadi orang beriman mengalami banyak pengalaman hidup yang sulit, namun terlihat kemahakuasaan Allah dalam memelihara Yakub. Akhirnya Yakub menjadi orang yang sangat beriman dan dalam kehidupannya menjadi orang yang melayani.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Kej 25:34; 27:30-36.
      Apakah yang dilakukan Yakub terhadap kakaknya dan
      terhadap ayahnya?
    2. Bacalah pasal Kej 27:33.
      Apakah Yakub tetap diberkati?
    3. Bacalah pasal Kej 28:10-22.
      Apakah janji yang diberikan pada Yakub?
    4. Bacalah pasal Kej 32:22-31.
      Mengapakah nama Yakub berubah? Dan apakah artinya?
    5. Bacalah pasal Kej 33:1-5.
      Bagaimanakah hubungan Yakub dengan Esau sekarang?

  4. Sejarah kehidupan Yusuf

    Keturunan dari Yakub menurut kitab Kejadian ada 12 orang dan diantaranya ada seorang yang mempunyai kisah hidup yang selalu berkenan kepada Allah, namanya Yusuf. Dia sangat dibenci oleh saudara-saudaranya, sehingga ia dijual (pasal 37; Kej 37:1-36). Sampai suatu saat dia dimasukkan penjara, tetapi hidupnya tetap berkenan kepada Allah. Allah yang Mahakuasa itu setia membimbing setiap orang yang melakukan kehendak- Nya, sehingga akhirnya Yusuf menjadi penguasa di Mesir (Kej 41:40), karena ia dapat meramalkan mimpi raja Firaun (Kej 41:25-36). Sebagai orang yang penuh dengan roh Allah, Yusuf dalam kehidupannya selalu berkenan kepada Allah. Saudara-saudaranya yang pernah mengkhianati dia tetap dikasihinya dan pada akhirnya semua keluarga Yusuf itu tinggal bersama dengan dia di tanah Mesir (pasal Kej 47:11- 12).

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Kej 35:22-26.
      Berapakah keturunan Yakub?
    2. Uraikanlah dengan singkat penjualan Yusuf ke Mesir (dari pasal 37; Kej 37:1-36).
    3. Uraikanlah dengan singkat ketulusan hati Yusuf (pasal 39; Kej 39:1-23).
    4. Bacalah pasal Kej 41:25-36,40. Apakah yang dilakukan Yusuf? Dan apakah yang ia terima?
    5. Uraikan dengan singkat kisah akhir kehidupan Yusuf beserta keluarganya (dari pasal Kej 47:1-12).

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Di dalam Allah memanggil seseorang untuk menjadi hamba-Nya, Ia selalu memelihara dan mencukupkan kebutuhan hamba-Nya itu.
  2. Ketaatan pada Firman Allah merupakan jalan untuk memperoleh kehidupan yang berkelimpahan.
  3. Ketergantungan mutlak kepada Allah, merupakan jalan untuk mengalami atau menerima kuasa Allah.
  4. Bapa Abraham merupakan contoh iman yang sejati.
  5. Bapa Ishak merupakan contoh akan ketaatan pada kehendak Allah dan orang tua.
  6. Bapa Yakub merupakan contoh akan kemenangan dari penderitaan yang membawa kebahagiaan.
  7. Bapa Yusuf merupakan contoh akan kehidupan yang penuh akan kasih kepada Allah dan sesama.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Apakah yang dilakukan oleh Abraham atas perintah-perintah Allah?
  2. Bagaimanakah sikap Yusuf ketika akan dipersembahkan?
  3. Bagaimanakah Yakub mengalami perubahan nama?
  4. Bagaimanakah sikap Yakub terhadap kesalahan saudara-saudaranya?
  5. Pelajaran rohani apakah yang saudara dapatkan dari pelajaran ini?


AJARAN-AJARAN UTAMA KITAB-KITAB DALAM PERJANJIAN LAMA

3. KITAB KELUARAN

[Info 07000] [Indeks 07008]

Tujuan

Agar anggota jemaat mengerti bahwa Allah setia terhadap janji-Nya dan berkuasa memelihara umat-Nya.

Pendahuluan

Penulis : Musa.

Isi Kitab: Kitab Keluaran merupakan kitab kedua dari kitab-kitab dalam Perjanjian Lama dan terdiri dari 40 pasal. Isi kitab Keluaran dapat dibagi menjadi dua bagian yakni:

  1. Sejarah keluarnya bangsa Israel dari Mesir, dan
  2. Sejarah Perjalanan bangsa Israel di Padang Gurun.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Keluaran

  1. Pasal 1-15 (Kel 1:1-15:21).

    Sejarah keluarnya bangsa Israel dari Mesir

    Setelah Yusuf meninggal, maka di kemudian hari muncul pemimpin Mesir yang kejam. Bangsa Israel tidak hidup dengan tenang lagi di Mesir. Mereka hidup dalam perbudakan. Tetapi Allah mengasihi umat-Nya, karena itu Ia memberikan seorang pemimpin bagi bangsa Israel untuk keluar dari Mesir.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Kel 1:10-14.
      Bagaimana keadaan bangsa Israel di Mesir?
    2. Bacalah pasal Kel 2:1-10.
      Bagaimana kelahiran dan pertumbuhan Musa?
      Mengapakah ia diberi nama Musa?
    3. Bacalah pasal Kel 3:4-10.
      Siapakah yang mengutus Musa? Dan apakah tugasnya?
    4. Ceritakanlah dengan singkat tentang cara Tuhan memaksa Firaun dengan malapetaka agar bangsa Israel dapat keluar dari Mesir dengan selamat. (dari pasal Kel 7:14-12:30).
    5. Ceritakanlah dengan singkat kejadian ajaib di laut Teberau (dari pasal 14; Kel 14:1-31).

  2. Pasal 15-40 (Kel 15:22-40:38).

    Sejarah perjalanan bangsa Israel di padang gurun

    Dalam perjalanan bangsa Israel, pimpinan Tuhan selalu nyata. Waktu mereka tiba di Mara, Allah, dengan tanda ajaib, menolong menyediakan air yang mereka butuhkan sehingga dapat melanjutkan perjalanannya (pasal Kel 15:22-27). Dan ketika bangsa Israel tiba di Gurun Sin dan mulai bersungut-sungut tentang makanan, Allah memberikan roti Mana. Akhirnya mereka tiba di kaki gunung Sinai. Allah menampakkan diri dalam api dan awan tebal di atas gunung Sinai lalu memberikan kesepuluh perintah-Nya. Dan juga Allah memberikan peraturan hidup sehari-hari, sebagai umat Allah. Dalam kesempatan ini juga umat Allah ini merencanakan pembangunan Kemah Suci yang menjadi lambang kebenaran rohani yang sangat indah. Namun pembangunan terhambat karena umat Allah ini berbuat dosa dengan menyembah patung anak lembu emas sebagai ilah mereka. Tuhan menghukum mereka melalui Musa hamba-Nya. Setelah mereka bertobat, pembangunan dilanjutkan. Akhirnya segala perlengkapan kebaktian dan Kemah Suci selesai. Kemuliaan Allah memenuhi Kemah Suci tersebut.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Kel 15:22-27; 16:9-18.
      Pertolongan apakah yang Tuhan berikan kepada umat-Nya?
      Karena itu janganlah kuatir tentang segala kebutuhan
      hidup kita.
    2. Bacalah pasal Kel 20:1-17; 31:18.
      Apakah isi kesepuluh Hukum Allah itu?
    3. Bacalah pasal Kel 32:1-35.
      Dosa apakah yang umat Allah perbuat?
      Mengapa mereka melakukan itu?
      (Kel 32:22-24).
      Apakah yang dilakukan Musa terhadap mereka?
      (Kel 32:25-30).
      Apakah tanggapan Allah terhadap dosa ini?
      (Kel 32:31-35).
    4. Bacalah pasal Kel 39:32; 40:34-38.
      Menurut petunjuk dan kehendak siapakah umat Allah
      membuat tempat ibadah?

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Allah di dalam kemahabesaran dan kesetiaan akan janji-Nya melepaskan umat-Nya dari penderitaan dan perbudakan.

  2. Allah di dalam menjaga kekudusan bangsa dan umat-Nya, memberikan batasan-batasan di dalam kehidupannya.
  3. Di dalam ketidaktaatan umat-Nya, Allah menunjukkan kesabaran dan kasih-Nya.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Bagaimanakah kehidupan bangsa Israel di Mesir?
  2. Bagaimanakah (dengan apakah) Allah menghukum bangsa Israel?
  3. Siapakah yang dipanggil Allah untuk menyelamatkan (memimpin) bangsa Israel?
  4. Apakah yang diberikan Allah sebagai makanan untuk bangsa Israel di padang gurun?
  5. Bagaimanakah sikap bangsa Israel selama di padang gurun?
  6. Pelajaran rohani apakah yang saudara dapatkan dari kitab ini?



AJARAN-AJARAN UTAMA KITAB-KITAB DALAM PERJANJIAN LAMA

4. KITAB IMAMAT

[Info 07000] [Indeks 07008]

Tujuan

Agar dengan mengetahui isi kitab Imamat anggota jemaat mengetahui dan mengerti bahwa Allah yang Mahakuasa telah memberikan jalan yang terbaik untuk memuliakan diri-Nya melalui ibadah.

Pendahuluan

Penulis : Musa.

Isi Kitab: Setelah mengetahui bahwa Allah Yang Mahakuasa dan Setia merupakan pencipta, pemelihara dunia dan isinya melalui Kitab Kejadian dan mengetahui bahwa Allah selalu setia dan memperhatikan kehidupan umat-Nya melalui Kitab Keluaran, maka di dalam Kitab Imamat Ia memberikan cara-cara persekutuan antara Diri-Nya dengan umat-Nya. Kitab ini terbagi atas 27 pasal dan merupakan kitab yang ke tiga dari kitab-kitab dalam Perjanjian Lama. Isi kitab Imamat dapat dibagi menjadi dua bagian yakni:

  1. Mengenai peraturan-peraturan tentang persembahan kepada Allah. Dan,
  2. Peraturan di dalam kehidupan ibadah dalam persekutuan dengan-Nya.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Imamat

  1. Pasal 1-17 (Im 1:1-17:16).

    Peraturan tentang persembahan-persembahan

    Pasal 1-7 (Im 1:1-7:38). Bagian ini menjelaskan tentang persembahan-persembahan, yang terdiri dari persembahan sebagai pujian dan pengabdian.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Im 1:3,10,14.
      Persembahan ini dilakukan secara sukarela. Apakah nama
      persembahan sukarela ini?
    2. Bacalah pasal Im 2:1,4,11,14.
      Apakah nama persembahan sebagai ucapan terima kasih ini?
    3. Bacalah pasal Im 2:1,6,12.
      Apakah nama persembahan yang diberikan pada saat
      memberikan syukur dan persembahan untuk perbaikan
      persekutuan ini?
    4. Bacalah pasal Im 4:1-3,27-28.
      Apakah nama persembahan yang bertujuan memperbaiki
      hubungan manusia dengan Allah ini?
    5. Bacalah pasal Im 5:15; 6:1-4.
      Apakah nama persembahan yang bertujuan memperbaiki
      hubungan seseorang dengan Allah, dan sesama manusia ini?

    Pasal 8-10 (Im 8:1-10:20). Bagian ini menjelaskan tentang orang-orang khusus yang ditunjuk sebagai imam-imam yang melayani persembahan-persembahan tersebut.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Im 7:35-36; 8:1,12-13.
      Keturunan siapakah yang boleh menjadi Imam Israel?
    2. Bacalah pasal Im 10:8-11.
      Apakah larangan bagi para Imam?

    Pasal 11-17 (Im 11:1-17:16). Bagian ini menjelaskan tentang cara-cara menguduskan tubuh.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Im 11:44-45.
      Apakah tantangan yang Allah berikan kepada umat-Nya?
    2. Bagaimanakah saudara memandang tantangan itu, dari segi kehidupan rohani saudara?

  2. Pasal 18-27 (Im 18:1-27:34).

    Peraturan tentang kehidupan dan ibadah

    Pasal 18-22 (Im 18:1-22:33). Bagian ini menjelaskan kudusnya perkawinan, kudusnya hidup, kudusnya umat Tuhan dan kudusnya para imam dan ibadah.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Im 18:1-6.
      Perkawinan itu kudus, karena itu tidak boleh dicemarkan
      oleh dosa ketidaksetiaan.
      Apakah kehendak Tuhan dalam pernikahan di antara
      manusia?
    2. Bacalah pasal Im 19:1-5, 12-16, 32-33.
      Apakah yang Tuhan inginkan dari umat-Nya?
    3. Bacalah pasal Im 20:1-7,26.
      Apakah yang Allah kehendaki dari umat-Nya?
    4. Bacalah pasal Im 21:1,6,8.
      Apakah yang Allah kehendaki dari para imam?
      Mengapa demikian?
    5. Bacalah pasal Im 22:1-2, 31-33.
      Mengapa ibadah kepada Allah itu merupakan suatu yang kudus?

    Pasal 23-24 (Im 23:1-24:23). Pada pasal-pasal ini dijelaskan tentang ibadah-ibadah yang harus dilakukan tiap hari. Dan juga tentang perlengkapan ibadahnya.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Im 23:1-8.
      Ada berapa hari rayakah di dalamnya?
    2. Bacalah pasal Im 24:1,5.
      Apakah perlengkapan ibadah pada waktu itu?

    Pasal 25-27 (Im 25:1-27:34). Pada pasal-pasal ini dijelaskan tentang apa yang dimaksud dengan Tahun Sabat dan Tahun Yobel. Dan juga tentang berkat dari Allah dan Nazar kepada Allah.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Im 25:1-4,10-13.
      Apakah yang dimaksud dengan Tahun Sabat dan Tahun
      Yobel?
    2. Bacalah pasal Im 26:1-4.
      Apa yang harus dilakukan seseorang supaya diberkati
      Tuhan?
    3. Bacalah pasal Im 26:14-16.
      Apakah sebabnya seseorang mendapat hukuman dari Allah?
    4. Bacalah pasal Im 27:28.
      Mengapa Nazar seseorang harus ditepati?
      Pernahkah saudara bernazar kepada Allah tentang sesuatu?

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Allah melalui Kitab Imamat memberi jalan kepada umat-Nya untuk mengetahui kehendak-Nya.
  2. Allah melalui Kitab Imamat mengajarkan kepada umat-Nya untuk memberikan persembahan, sebagai tanda ketaatan dan pengucapan syukur atas pemeliharaan-Nya.
  3. Allah yang Mahakudus melalui Kitab Imamat mengajarkan kepada umat-Nya untuk hidup di dalam kekudusan sebab Ia sebagai sesembahan adalah kudus.
  4. Allah yang memilih umat-Nya melalui Kitab Imamat mengajarkan kepada umat-Nya untuk beribadah atau berhubungan dengan-Nya sesuai dengan apa yang dikehendaki-Nya.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah penulis Kitab Imamat?
  2. Apakah isi Kitab Imamat?
  3. Pelajaran rohani apakah yang saudara dapatkan dari mempelajari Kitab Imamat?



AJARAN-AJARAN UTAMA KITAB-KITAB DALAM PERJANJIAN LAMA

5. KITAB BILANGAN

[Info 07000] [Indeks 07008]

Tujuan

Supaya dengan melihat isi kitab Bilangan, anggota Jemaat dapat mengerti akan kebesaran Allah di dalam mengampuni dan mendisiplin umat-Nya yang jatuh ke dalam dosa.

Pendahuluan

Penulis : Musa.

Isi Kitab: Kitab Bilangan adalah kitab ke 4 dalam urutan kitab. Kitab ini terbagi atas 36 pasal. Isi kitab Bilangan menceritakan tentang perjalanan umat Allah dari gunung Sinai menuju ke Kadesy sampai ke Moab.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Bilangan

  1. Pasal 1-14 (Bil 1:1-14:45).

    Perjalanan umat Allah dari Sinai ke Kadesy

    Pada saat bangsa ini mulai bergerak dari Sinai menuju Kadesy, mereka mengalami kegoncangan iman. Mereka mulai bersungut-sungut sehingga Tuhan memberikan peringatan berupa api yang merajalela. Setelah itu terjadilah pemberontakan Miryam dan Harun kepada Musa. Tetapi kemudian Allah mengampuni pemberontak-pemberontak itu, setelah mereka bertobat.

    Kemudian Tuhan menyuruh Musa mengirim beberapa orang untuk melihat tanah Kanaan yang dijanjikan kepada bangsa Israel dan Musa mengirimkan 12 orang pengintai. Walaupun para pengintai melihat orang-orang raksasa, tetapi 2 orang pengintai, yaitu Kaleb dan Yosua dengan iman mereka percaya bahwa mereka dapat mengalahkannya. Akhir bagian ini, karena takut terhadap orang-orang raksasa itu, maka bangsa Israel mengambil keputusan untuk tidak mentaati perintah Tuhan agar mereka masuk ke daerah Kanaan. Kemudian Tuhan menghukum mereka dengan membiarkan bangsa ini mengembara di padang gurun selama empat puluh tahun.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Bil 1:1; 10:11-13.
      Dari manakah bangsa Israel berangkat?
    2. Bacalah pasal Bil 11:1-2.
      Apakah yang dilakukan oleh umat Israel sehingga mendapat
      peringatan dari Allah?
      Apakah saudara sering melakukan hal yang sama?
    3. Bacalah pasal Bil 12:1-16.
      Mengapakah Musa dipakai Allah?
      Apakah sebabnya Miryam dan Harun dihukum Allah?
    4. Bacalah pasal Bil 13:1-3,27-33.
      Ada berapa macam laporan yang disampaikan?
      Pendapat yang manakah yang sesuai dengan kehendak Tuhan?
    5. Bacalah pasal Bil 14:1-11.
      Apakah sebabnya bangsa Israel memberontak pada Allah
      (ayat 11; Bil 14:11)?
    6. Bacalah pasal Bil 14:30-34.
      Apakah hukuman yang Allah jatuhkan, atas orang-orang
      yang kurang percaya ini?

  2. Pasal 15-20 (Bil 15:1-20:29).

    Pengembaraan di padang gurun

    Bangsa Israel tidak dapat segera masuk ke tanah Kanaan yang dijanjikan, karena ketidakpercayaan mereka kepada pimpinan Allah. Karena itu mereka mulai mengembara di padang gurun. Dalam saat-saat pengembaraan ini, Allah tetap mempersiapkan mereka melalui mengulangi segala perintah-Nya dengan tegas, yakni tentang tata kehidupan sebagai umat Allah, yang akan masuk ke tanah perjanjian di Kanaan.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Bil 15:1-2.
      Dapatkah saudara melihat dalam ayat tersebut bahwa
      semua ajaran setelah ayat ini, dimaksudkan untuk
      mempersiapkan umat Allah?
    2. Bacalah pasal Bil 20:1-13.
      Apakah yang menyebabkan Musa marah? Dan apakah akibat
      kemarahan tersebut atas diri Musa dan Harun?
  3. Pasal 21-36Bil 21:1-36:13.

    Perjalanan dari Kadesy ke Moab

    Bangsa Israel berhasil membuat perjalanan maju sampai Moab melalui peperangan. Tetapi seseorang bernama Bileam dipanggil oleh Balak, raja dari Moab, supaya mengutuki Israel, namun Tuhan menegur Bileam melalui Imedainya yang berbicara, sehingga Bileam akhirnya memberkati Israel. Akhirnya Yosua dipilih untuk menggantikan Musa untuk memimpin bangsa Israel memasuki tanah perjanjian di Kanaan.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Bil 22:1-6.
      Bagaimanakah perasaan pemimpin-pemimpin orang Moab, waktu
      melihat bangsa Israel? Mengapakah orang Moab memanggil Bileam?
    2. Bacalah pasal Bil 22:21-31.
      Apakah kejadian yang aneh di sini? Mengapa demikian?
    3. Bacalah pasal Bil 24:1-2,10.
      Bangsa manakah yang diberkati Allah melalui Bileam?
    4. Bacalah pasal Bil 28:12-20.
      Siapakah yang dipilih oleh Tuhan untuk menggantikan Musa?
      Mengapa orang itu yang dipilih?
    5. Bacalah pasal Bil 36:13.
      Dimanakah bangsa Israel sekarang berada?

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Kitab Bilangan mengajarkan kemurahan Allah dalam mengampuni dan menyatakan keadilan Allah terhadap umat-Nya yang berbuat dosa.
  2. Pemberontakan dan ketidaktaatan kepada Allah hanya menghasilkan murka dan hukuman Allah.
  3. Hidup yang berkemenangan, hanya dapat diperoleh dengan iman yang penuh kepercayaan dan ketergantungan terhadap Allah.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah penulis Kitab Bilangan?
  2. Apakah isi Kitab Bilangan?
  3. Pelajaran rohani apakah yang saudara dapatkan dari mempelajari Kitab Bilangan?



AJARAN-AJARAN UTAMA KITAB-KITAB DALAM PERJANJIAN LAMA

6. KITAB ULANGAN

[Info 07000] [Indeks 07008]

Tujuan

Supaya dengan melihat pengalaman umat Allah di Padang Gurun, yang diceritakan dalam Kitab Ulangan, setiap anggota jemaat mengerti kebesaran kasih setia Allah dalam memelihara dan mengampuni umat-Nya.

Pendahuluan

Penulis : Musa.

Isi Kitab: Kitab Ulangan terdiri dari 34 pasal dan berisi khotbah Musa kepada umat Allah.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Ulangan

  1. Pasal 1-4 (Ul 1:1-4:49).

    Khotbah kesatu Musa, tentang sejarah perjanjian Allah dengan umat-Nya

    Dalam khotbah yang pertama, Musa mengingatkan bangsa Israel akan segala pemeliharaan Tuhan, mulai mereka berangkat dari gunung Horeb. Di bagian ini Musa mengingatkan pula, bahwa bangsa Israel sejak keluar dari tanah Mesir selalu bersungut-sungut dan memberontak. Oleh karena itu Musa memberikan suatu perintah yang besar mengenai kehidupan yang berkenan kepada Allah, yaitu taat kepada Taurat dan mengasihi Allah dengan sepenuh hati.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Ul 1:3; 4:1-6,39-40. Siapakah yang berkhotbah (berbicara) di bagian ini? Dan apakah ringkasan isi khotbahnya?

    2. Pasal 5-28 (Ul 5:1-28:68).

    Khotbah kedua Musa, tentang syarat-syarat kehidupan umat Allah.

    Dalam khotbah kedua ini, Musa mengingatkan bangsa Israel bahwa mereka adalah bangsa pilihan Allah. Oleh karena itu mereka harus hidup memuliakan Allah, dengan hidup menurut hukum Tuhan. Intisari dari hukum itu adalah mengasihi Tuhan dengan segenap hati supaya diberkati.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Ul 5:1-22.
      Apa yang diajarkan Musa?
    2. Bacalah pasal Ul 10:12-17.
      Apakah tanggapan yang diharapkan dari umat Allah
      terhadap Firman Allah?
    3. Bacalah pasal Ul 28:1-6,8-10.
      Apakah janji Tuhan atas umat-Nya yang setia?
    4. Bacalah pasal Ul 28:15-19.
      Apakah tindakan Tuhan atas umat-Nya yang tidak setia?
      Apakah sebab lain yang membuat umat Tuhan menderita?
      (Ul 28:47-48).

  2. Pasal 29-34 (Ul 29:1-34:12).

    Khotbah ketiga Musa, yaitu tentang persiapan terakhir dan perpisahan.

    Khotbah yang ketiga dari Musa berisi ajakan kepada bangsa Israel untuk memperhatikan semua hukum Tuhan, agar dapat memiliki hidup yang penuh berkat. Pada bagian yang terakhir sebagai persiapan, juga Musa mengangkat Yosua sebagai pengganti (pasal Ul 31:7) dan para imam untuk mengajar. Sebelum Musa meninggal dunia dia sempat memuji Tuhan dengan menyanyi (pasal Ul 32:1-43) serta membagi berkat kepada tiap-tiap suku Israel. Kemudian Musa naik ke atas bukit Nebo untuk melihat tanah Kanaan yang dijanjikan itu, karena dia sendiri tidak diperkenankan masuk ke Kanaan. Akhirnya Musa meninggal dunia.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Ul 29:10-13.
      Apakah isi ajakan Musa?
    2. Bacalah pasal Ul 30:1-3.
      Apakah jalan keluarnya agar tidak dikutuk?
    3. Bacalah pasal Ul 31:7-8,23.
      Siapakah yang menggantikan Musa, untuk memimpin bangsa
      Israel masuk ke dalam tanah perjanjian?
    4. Bacalah pasal Ul 34:1-5.
      Apakah teladan yang dapat saudara ambil dari seluruh
      kehidupan Musa?

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Kitab Ulangan menceritakan riwayat bangsa Israel sebagai umat pilihan Allah, yang hanya dapat hidup melalui kuat kuasa Allah.
  2. Hidup dengan mengasihi Allah dengan segenap hati, kekuatan dan akal budi merupakan jalan satu-satunya untuk mengalami kuasa dan kasih Allah.
  3. Hidup yang mengasihi Allah dengan segenap hati, kekuatan dan akal budi berarti hidup dengan menjauhkan diri dari penyembahan berhala dan keinginan diri sendiri.
  4. Kitab Ulangan mengajarkan kasih setia Allah dalam kehidupan umat-Nya, baik pengampunan-Nya maupun keadilan-Nya untuk kehidupan di masa yang akan datang.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah penulis Kitab Ulangan?
  2. Apakah isi Kitab Ulangan?
  3. Pelajaran rohani apakah yang saudara dapatkan dari mempelajari Kitab Ulangan?



AJARAN-AJARAN UTAMA KITAB-KITAB DALAM PERJANJIAN LAMA

7. KITAB YOSUA

[Info 07000] [Indeks 07008]

Tujuan

Supaya dengan mengetahui isi kitab Yosua, anggota Jemaat mengerti dan yakin ada kuasa dan kesetiaan Allah dalam memenuhi janji-Nya.

Pendahuluan

Penulis : Yosua dan Pinehas.

Isi Kitab: Kitab Yosua terdiri dari 24 pasal, dan isinya menceritakan Kesetiaan Allah dalam menggenapi janji-Nya kepada umat pilihan-Nya. Marilah melihat isi kitab Yosua lebih jelas lagi melalui uraian berikut.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Yosua

  1. Pasal 1-12 (Yos 1:1-12:24).

    Bangsa Israel memasuki Kanaan

    Yosua menerima perintah Tuhan untuk menyeberangi sungai Yordan dengan mengirim dua orang untuk melihat-lihat kota Yerikho. Kemudian Yosua merayakan hari Paskah dan mendirikan tanda peringatan. Akhirnya, dengan pertolongan Tuhan bangsa Israel dapat merebut kota Yerikho. Tetapi ada seorang dari bangsa Israel bernama Akhan berbuat dosa yang mengakibatkan bangsa Israel kalah dalam merebut kota Ai, tetapi setelah Akhan dihukum, kota Ai dapat direbut. Dengan pimpinan Tuhan kepada bangsa Israel, maka mereka berhasil mengalahkan raja-raja di Kanaan Tengah, Selatan, dan Utara sebagaimana janji Tuhan.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Yos 1:1-2,10,16-18.
      Siapakah yang memerintah Yosua?
      Dan apakah Yosua mengikutinya?
    2. Bacalah pasal Yos 6:1-5.
      Bagaimanakah keadaan kota Yerikho?
      Dan apakah cara yang dipakai untuk mengalahkan kota itu?
    3. Bacalah pasal Yos 6:12-16,20.
      Apakah Yosua mengikuti perintah Tuhan, dalam hal
      penyerangan kota Yerikho? Dan bagaimana hasilnya?
    4. Bacalah pasal Yos 7:1,4,10-11,22,25.
      Apakah yang menyebabkan kekalahan orang Israel atas
      kota Ai? Rupanya tidak ada dosa yang tersembunyi di
      hadapan Allah, bagaimana dengan keadaan saudara?
    5. Bacalah pasal Yos 11:16.
      Apakah yang telah Yosua kerjakan bersama bangsa Israel?

  2. Pasal 13-21 (Yos 13:1-21:45).

    Bangsa Israel membagi tanah Kanaan

    Ada daerah-daerah di Kanaan yang belum direbut, tetapi daerah yang sudah direbut, dibagi-bagikan kepada suku-suku bangsa Israel dari segala penjuru, sebagaimana yang dijanjikan.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Yos 14:1-5.
      Mengapakah tanah Kanaan dibagi-bagikan?
      Menurut perintah siapakah ini?
    2. Bacalah pasal Yos 21:43-45.
      Berapakah banyak janji Tuhan yang dipenuhi?
      Apakah saudara percaya?

  3. Pasal 22-24 (Yos 22:1-24:33).

    Bangsa Israel tinggal di Kanaan

    Bangsa Israel tinggal di Kanaan dengan tenang, dan kemudian Yosua meninggal pada usia seratus sepuluh tahun.

    Pendalaman

    Bacalah pasal Yos 24:14-28. Adakah amanat Yosua yang bermanfaat bagi saudara?

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Kitab Yosua mengajarkan tentang Allah yang setia dalam memenuhi janji- Nya.
  2. Dosa yang sekecil apapun akan mendatangkan murka dan penghukuman Allah, bila tidak diakui dan mohon pengampunan-Nya.
  3. Hidup di dalam iman kepada Allah, merupakan hidup yang dituntut Allah dari anak-anak-Nya (umat-Nya).

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah penulis kitab Yosua?
  2. Apakah isi kitab Yosua?
  3. Apakah janji Yosua terhadap Allah pada akhir jabatannya?
  4. Pelajaran rohani apakah yang saudara dapatkan dalam mempelajari kitab Yosua ini?



AJARAN-AJARAN UTAMA KITAB-KITAB DALAM PERJANJIAN LAMA

8. KITAB HAKIM-HAKIM

[Info 07000] [Indeks 07008]

Tujuan

Supaya dengan melihat isi kitab Hakim-hakim setiap anggota jemaat mengerti akan kebesaran kasih Allah dalam mengampuni umat-Nya, yang hidup dalam perbuatan dosa. Dan sekaligus melihat keadilan Allah dalam menghukum perbuatan-perbuatan dosa.

Pendahuluan

Penulis : Penulis kitab Hakim-hakim tidak disebutkan dengan jelas, tetapi ada kemungkinan penulisnya adalah Samuel.

Isi Kitab: Kitab Hakim-hakim terdiri dari 21 pasal. Kitab Hakim-hakim menceritakan keadaan umat Allah yang hidup dengan menuruti kemauannya sendiri dan memperlihatkan keadaan umat-Nya yang melupakan Dia.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Hakim-hakim

  1. Pasal 1-3 (Hak 1:1-3:4).

    Keadaan bangsa Israel sesudah kematian Yosua

    Dalam bagian pertama ini terlihat suatu putaran yang terjadi dalam kehidupan bangsa ini. Mereka berbuat dosa sehingga Tuhan memberikan hukuman. Di dalam penderitaan mereka berteriak minta tolong, maka Tuhan menjawab doa mereka dengan mengutus hakim-hakim untuk memimpin dan melindungi mereka. Tetapi setelah hakim itu mati, mereka berbuat jahat lagi. Oleh karena itu Tuhan memberi hukuman lagi supaya mereka harus tetap menurut jalan yang dikehendaki oleh Tuhan.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Hak 2:6-14.
      Mengapakah bangsa Israel dihukum oleh Allah?
      Dan apakah hukumannya?
    2. Bacalah pasal Hak 2:16-19.
      Apakah maksud Tuhan dengan memberikan hakim-hakim pada umat-Nya?
      Dan bagaimanakah perbuatan umat Allah ini setelah Hakim
      tersebut mati?

  2. Pasal 3-16 (Hak 3:5-16:31).

    Riwayat Hakim-hakim dan pekerjaannya

    Hakim-hakim yang diutus oleh Tuhan berjumlah 12 orang. Ada 6 hakim besar yaitu yang menghasilkan banyak kemenangan. Mereka itu adalah Otniel, Ehud, Debora, Gideon, Jefta dan Simson. Ada juga 6 hakim kecil yang menghasilkan kemenangan tapi tidak banyak yang tertulis mengenai mereka. Mereka itu adalah Samgar, Tola, Yair, Ebzan, Elon dan Abdon.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Hak 6:14.
      Melalui panggilan Gideon ini, apakah pekerjaan yang
      ditugaskan oleh Allah kepada Hakim-hakim?
    2. Apakah persoalan yang menjadi dasar bangsa Israel
      menderita? (Hak 8:33-34).

  3. Pasal 17-21 (Hak 17:1-21:25).

    Dua contoh kehidupan umat Allah, dalam perbuatan yang bejat

    Bagian ini menjelaskan tentang: pertama, perbuatan Mikha dengan patungannya, yang mengakibatkan bangsa Israel menyembah berhala.

    Dan kedua, dosa perzinahan yang sangat keji dari suku Benyamin, yang mengakibatkan terjadi perang saudara di antara bangsa Israel.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Hak 18:24,31.
      Berilah pendapat saudara terhadap perkataan pemilik
      patung dalam pasal Hak 18:24.
    2. Bacalah pasal Hak 20:1-11.
      Apakah perbuatan dosa itu?
      Dan apakah akibatnya?

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Kitab Hakim-hakim mengajarkan kegagalan umat Allah dalam mentaati perjanjiannya kepada Allah dan akibat yang harus mereka alami dari ketidaktaatan itu.
  2. Walaupun Allah melihat umat-Nya gagal dalam berjalan mengikut Dia karena ketidaktaatan, tetapi Dia tetap mengasihi umat-Nya dengan memberi penyelamatan untuk berdiri dari kejatuhannya.
  3. Penderitaan kadang kala merupakan cara Allah mengajar umat-Nya yang tidak mau taat kepada-Nya.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah penulis kitab Hakim-hakim?
  2. Apakah isi kitab Hakim-hakim?
  3. Siapakah nama Hakim-hakim umat Allah?
  4. Pelajaran rohani apakah yang saudara dapatkan dari mempelajari kitab Hakim-hakim?



AJARAN-AJARAN UTAMA KITAB-KITAB DALAM PERJANJIAN LAMA

9. KITAB RUT

[Info 07000] [Indeks 07008]

Tujuan

Supaya dengan melihat kehidupan Rut dan keluarganya, setiap anggota jemaat mengerti pentingnya dan hasil dari kehidupan keluarga yang berdasarkan kasih kepada Allah.

Pendahuluan

Penulis :

Isi Kitab: Kitab Rut terdiri dari 4 Pasal. Isi kitab Rut menceritakan tentang sebuah keluarga umat Allah dalam melakukan kewajiban dan tanggung jawabnya dalam keluarga yang didasarkan pada kasih.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Rut

  1. Pasal 1 (Rut 1:1-22).

    Keluarga Elimelek

    Keluarga Naomi yaitu Elimelek serta kedua puteranya Mahlon dan Kilyon merantau ke Moab (ayat 2; Rut 1:2). Waktu di Moab Mahlon dan Kilyon menikah dengan Orpa dan Rut (ayat 4; Rut 1:4). Setelah 10 tahun, Mahlon dan Kilyon meninggal dunia mengikuti Elimelek yang telah meninggal lebih dahulu. Dengan demikian Naomi mengambil keputusan untuk pulang ke Bethlehem. Orpa kembali ke rumahnya sedangkan Rut mengikut Naomi karena mengasihi mertuanya itu.

    Pendalaman

    1. Apakah yang membuktikan kasih Rut yang tulus itu? (Rut 1:16-17).

    2. Pasal 2 (Rut 2:1-23).

    Penderitaan Naomi dan Rut

    Naomi hidup sangat kekurangan, sehingga Rut harus membantu mencari nafkah dengan memungut jelai di ladang orang. Karena Rut hidup dengan penuh rendah hati dan jujur serta sangat mengasihi mertuanya, maka dia selalu dipimpin oleh Tuhan sehingga akhirnya dia bertemu dengan Boas yang menjadi penolong bagi Rut dan Naomi (ayat 18-23; Rut 2:18-23).

    Pendalaman

    Apakah bukti pernyataan Rut kepada Naomi waktu di Moab? (Rut 2:2).

  2. Pasal 3 (Rut 3:1-18).

    Pertemuan Rut dengan Boas

    Hubungan antara Rut dan Boas mulai berkembang dan Rut yang memiliki sifat yang sangat menarik bagi Boas itu menyampaikan permintaan berdasarkan adat Ibrani yang sesuai dengan Taurat Musa.

    Permintaan Rut yang berdasarkan kasih itu adalah ayat 9; Rut 3:9. "Kembangkan kiranya sayapmu melindungi hambamu ini, sebab engkaulah seorang yang wajib menebus kami."

    Pendalaman

    Apakah pernyataan Rut kepada Boas, yang membuktikan kasih Rut kepada Naomi (Rut 3:9).

  3. Pasal 4 (Rut 4:1-22).

    Pernikahan Boas dengan Rut

    Boas berusaha untuk menikahkan Rut dengan penebus yang lain (ayat 5; Rut 4:5), namun akhirnya Boas sendiri yang mengambil Rut menjadi isterinya (ayat 13; Rut 4:13) dan atas karunia Tuhan mereka memperoleh anak bernama Obed yang menjadi kakek dari Daud (ayat 22; Rut 4:22).

    Pendalaman

    Apakah buah dari kasih yang tidak berpura-pura? (Rut 4:13-15)

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Kitab Rut menceritakan tentang kehidupan Rut yang penuh dengan kasih dan buah yang dihasilkan oleh kasih itu.
  2. Kitab Rut mengajarkan bahwa Allah yang setia, selalu memperhatikan dan memelihara kehidupan anak-anak-Nya.
  3. Kitab Rut mengajarkan, bahwa Allah sejak dahulu telah merencanakan keselamatan kepada bangsa kafir (ingatlah bahwa Rut sebenarnya orang kafir/Moab).

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Apakah isi kitab Rut?
  2. Mengapakah Rut mengikut Naomi?
  3. Siapakah anak-anak Elimelekh?
  4. Siapakah nama suami Rut setelah kematian suaminya yang pertama?
  5. Pelajaran rohani apakah yang saudara dapatkan dari mempelajari kitab Rut?



AJARAN-AJARAN UTAMA KITAB-KITAB DALAM PERJANJIAN LAMA

10. KITAB I SAMUEL

[Info 07000] [Indeks 07008]

Tujuan

Supaya anggota jemaat, dengan mengetahui isi kitab I Samuel, dapat mengerti bahwa kesejahteraan umat Allah tergantung dari kesetiaannya melaksanakan perintah dan kehendak Allah.

Pendahuluan

Penulis : Samuel.

Isi Kitab: Kitab I Samuel terdiri dari 31 pasal. Kitab I Samuel menceritakan tentang tiga tokoh utama dari bangsa Israel: nabi Samuel, raja Saul, dan raja Daud.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab I Samuel

  1. Pasal 1-8 (1Sam 1:1-8:22).

    Kehidupan Samuel Samuel bekerja dengan penuh usaha membangun kehidupan baik dan ketaatan agama bangsa Israel. Kemudian Samuel memegang jabatan hakim. Ia berhasil mengalahkan bangsa Filistin dan mempersatukan bangsa Israel (pasal 5-7; 1Sam 5:1-7:17).

    Pada waktu Samuel sudah menjadi tua, bangsa Israel ingin memiliki seorang raja, karena itu ia melakukan perintah Tuhan untuk melantik seorang raja, yakni Saul (pasal 8; 1Sam 8:1-22).

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal 1Sam 1:20,26-28.
      Apakah arti nama Samuel?
      Dan apakah teladan yang baik dari Ibu Samuel?
    2. Bacalah pasal 1Sam 3:19-20; 8:15.
      Bagaimanakah kehidupan rohani Samuel?
      Berapa lamakah ia menjadi hakim atas orang Israel?
    3. Bacalah pasal 1Sam 8:19-22.
      Atas kehendak siapakah orang Israel meminta seorang raja?

  2. Pasal 9-15 (1Sam 9:1-15:35).

    Kehidupan raja Saul Raja Saul memulai pemerintahannya dengan berhasil, tetapi pada akhirnya menjadi tidak taat pada Firman Tuhan. Hal ini membuat Tuhan akhirnya menolak dia sebagai raja.

    Pendalaman

    1. Siapakah yang mengurapi Saul? (1Sam 10:1).
    2. Bacalah pasal 1Sam 15:10-11.
      Apakah yang menjadi kesalahan Saul?
      Bagaimanakah dengan kelakuan saudara?

  3. Pasal 16-31 (1Sam 16:1-31:13).

    Kehidupan Raja Daud Setelah Saul ditolak, maka Allah memilih Daud sebagai Raja, menggantikan Saul.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal 1Sam 16:11-13.
      Apakah pekerjaan Daud?
      Dan apakah yang terjadi setelah Daud diurapi oleh Samuel?
    2. Bacalah pasal 1Sam 17:45-50.
      Mengapakah Daud merasa tersinggung dan marah terhadap
      orang Filistin?
    3. Bacalah pasal 1Sam 18:6-9.
      Mengapakah Saul membenci Daud?
      Apakah saudara sering iri hati juga?
    4. Bacalah pasal 1Sam 31:1-4.
      Bagaimanakah kematian Saul?
      Mengapakah ia melakukan hal itu?

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Keberhasilan Samuel di dalam pelayanan merupakan hasil dari kesetiaan pada panggilan, suka berdoa dan tidak kompromi dengan dosa.
  2. Saul memulai pemerintahannya dengan rendah hati, sabar, tetapi diakhiri dengan kesombongan dan menolak Firman Allah. Ini adalah penyebab kegagalannya.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah tokoh-tokoh penting dalam I Samuel?
    Dan bagaimanakah sifat mereka masing-masing?
  2. Apakah sebabnya Allah menolak Saul?
  3. Apakah kesan yang saudara peroleh dari kehidupan Saul?



AJARAN-AJARAN UTAMA KITAB-KITAB DALAM PERJANJIAN LAMA

11. KITAB II SAMUEL

[Info 07000] [Indeks 07008]

Tujuan

Lihat I Samuel 07097.

Pendahuluan

Penulis : Samuel.

Isi Kitab: Kitab ini terbagi atas 24 pasal yang menjelaskan tentang Kerajaan Israel di bawah pemerintahan raja Daud.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab II Samuel

  1. Pasal 1-10 (2Sam 1:1-10:19).

    Kemenangan-kemenangan Raja Daud

    Ketika Daud mendengar berita kematian Saul, ia sangat sedih sekali. Kemudian bangsa Yehuda mengakui dia sebagai raja, sedang keluarga Saul mengangkat Isyboset sebagai raja sehingga terjadi perang antara keluarga Saul dan keluarga Daud, tetapi karena Tuhan berkenan akan Daud maka Daud menang dan menjadi raja atas seluruh Israel (pasal 2Sam 5:1-12). Kemudian, nabi Natan menyampaikan janji Tuhan kepada Daud bahwa Allah menjadikan kerajaannya sebagai kerajaan yang kekal dan anak Daud akan mendirikan Bait Allah.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal 2Sam 1:11-16.
      Apakah sebabnya Daud sedih?
      Dan apakah sebabnya Daud tidak mau melawan Saul?
    2. Bacalah pasal 2Sam 8:15.
      Bagaimanakah pemerintahannya Daud?

  2. Pasal 11-20 (2Sam 11:1-20:26).

    Kesusahan-kesusahan Raja Daud Daud berbuat dosa yaitu berzinah dengan Betsyeba dan membunuh Uria, suami Betsyeba itu, akibatnya nabi Natan menegur Daud dan mulai terjadi kekacauan dalam istana Daud.

    Pendalaman

    1. Apakah tanggapan Daud sebagai raja ketika ia ditegur
      karena perbuatan dosanya (2Sam 12:9-14)?
      Dan apakah akibat dosa itu?
    2. Apakah kesusahan demi kesusahan yang datang dalam keluarga
      Daud disebabkan dosanya membunuh Uria dan berzinah dengan
      istri Uria?

  3. Pasal 21-24 (2Sam 21:1-24:25).

    Keterangan akhir Pasal 21-22; 2Sam 21:1-22:51mengenai nasib anak-anak Saul dan peperangan antara bangsa Filistin dan Israel serta Mazmur karangan Daud. Pasal 23; 2Sam 23:1-39kata-kata terakhir dari Daud dan akhirnya pasal 24; 2Sam 24:1-25tentang gambaran hukum Tuhan terhadap Daud.

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Allah memilih Daud menjadi raja bukan karena ketampanan, atau kegagahannya, tetapi karena ketulusan hatinya kepada Allah.
  2. Melalui kejatuhan Daud ke dalam dosa, mengajarkan bahwa Allah mengampuni dosa orang yang mau bertobat. Tetapi akibat dosa itu sendiri harus tetap diterima seseorang yang hidup di dunia ini.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Mengapa Allah memilih Daud untuk menggantikan Saul?
  2. Apakah kesan yang saudara dapati dari mempelajari kehidupan Daud?
  3. Apakah akibat dosa yang Daud perbuat?



AJARAN-AJARAN UTAMA KITAB-KITAB DALAM PERJANJIAN LAMA

12. KITAB I - II RAJA-RAJA

[Info 07000] [Indeks 07008]

Tujuan

Supaya dengan mengetahui isi Kitab I dan II Raja-raja, orang-orang Kristen dapat mengerti bahwa kebahagiaan suatu bangsa atau umat Allah bergantung pada kesetiaannya terhadap janji Allah.

Pendahuluan

Penulis : Penulis Kitab I dan II Raja-raja tidak jelas disebutkan dalam Kitab ini, tetapi banyak ahli mengatakan bahwa penulisnya adalah Yeremia (nabi).

Isi Kitab: Isi kedua Kitab ini sesuai dengan namanya, menceritakan tentang kehidupan raja-raja Israel.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab I dan II Raja-raja

  1. Pasal 1-11 (1Raj 1:1-11:43).

    Pemerintahan Raja Salomo

    Dalam bagian ini dijelaskan, Salomo naik takhta dan memerintah. Ia menuruti pesan Daud, yaitu bertindak seperti seorang laki-laki dan tetap berhubungan dengan Tuhan. Salomo diberi hikmat oleh Tuhan karena sikapnya yang beribadah terhadap Tuhan dan menetapkan pemerintahannya yang bersifat damai dan sejahtera. Salomo juga membangun rumah Tuhan dan istana serta mentahbiskan rumah Tuhan sehingga ia diberkati secara luar biasa, yaitu kepandaian, kemasyhuran dan kekayaan yang bertambah-tambah. Tetapi Salomo terpengaruh oleh istri-istrinya dan ia menyembah berhala sehingga Tuhan marah kepadanya dan menghancurkan kerajaan itu, akhir pasal 11; 1Raj 11:41-43menyebutkan wafatnya Salomo.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal 1Raj 1:32-40.
    2. Bacalah pasal 1Raj 2:1-4.
      Apakah nasehat-nasehat Raja Daud yang juga
      bermanfaat bagi saudara?
    3. Bacalah pasal 1Raj 3:3-9.
      Apakah yang sering saudara minta dalam doa?
    4. Bacalah pasal 1Raj 7:1,51.
      Tempat apa sajakah yang dibangun Salomo?
    5. Bacalah pasal 1Raj 11:1-13, 41-43.
      Apakah yang terjadi dengan Salomo pada akhir hidupnya Dan
      mengapa demikian?

  2. Pasal I Raja-raja 12 sampai II Raja-raja 17 (1Raj 12:1-2Raj 17:29).

    Kerajaan yang terpecah

    Setelah Salomo meninggal, kerajaan Israel terpecah lagi, dan mulai diperintah oleh raja-raja yang memerintah secara jahat, oleh karena itu selalu mengalami kekacauan dan menerima hukuman dari Tuhan. Tetapi karena cinta kasih Tuhan maka manusia selalu diberi peringatan melalui nabi-nabi supaya bertobat.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal 1Raj 12:1-11.
      Kelompok dibawah pimpinan siapakah yang datang menghadap
      Rehabeam? Dan apakah permintaannya? Apakah usaha
      Rehabeam untuk menjawab permintaan Jerobeam?
    2. Bacalah pasal 1Raj 12:12-20.
      Nasihat siapakah yang diikuti oleh raja Rehabeam?
      Dan apakah akibatnya?
      (kerajaan terpecah menjadi dua 2Raj 12:20).
    3. Bacalah 2Raj 2:1-14.
      Siapakah dua orang nabi besar yang melayani di Israel?
      Apakah nabi Elia mati?
    4. Bacalah pasal 2Raj 17:7-23.
      Ini adalah kehancuran kerajaan Israel.
      Mengapa terjadi hal itu?
    5. Bacalah pasal 2Raj 24:18-25:7.
      Ini adalah kehancuran kerajaan Yehuda.
      Mengapakah terjadi hal ini?

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Dalam keadaan jaman yang sesat, Allah selalu memberi jalan kepada umat- Nya untuk bertobat.
  2. Apabila kejahatan terjadi secara luar biasa maka Allah juga memperlihatkan keadilan-Nya dengan hukuman yang luar biasa.
  3. Allah selalu memberkati orang-orang atau bangsa yang takut akan Dia.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Sebutkan apakah yang diminta raja Salomo didalam doanya!
  2. Siapakah yang mendirikan bait Allah yang pertama?
  3. Siapakah nama nabi yang bertempur melawan nabi-nabi Baal?
  4. Pelajaran rohani apakah yang saudara dapatkan dari Kitab I dan II Raja-raja ini?



AJARAN-AJARAN UTAMA KITAB-KITAB DALAM PERJANJIAN LAMA

13. KITAB I - II TAWARIKH

[Info 07000] [Indeks 07008]

Tujuan

Supaya dengan mengetahui isi Kitab I dan II Tawarikh, Jemaat dapat mengetahui perjalanan bangsa Israel sebagai umat Allah dalam rencana Tuhan.

Pendahuluan

Penulis : Kitab I-II Tawarikh kemungkinan besar ditulis oleh Ezra.

Isi Kitab: Kitab I Tawarikh terdiri dari 29 pasal. Kitab II Tawarikh terdiri dari 36 pasal. Isi dari kedua Kitab ini khususnya ialah daftar nama- nama atau silsilah bangsa Israel, dan pengulangan sejarah kerajaan Daud. Namun untuk mengerti lebih jelas akan isi Kitab ini, lihatlah uraian berikut.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab I Tawarikh

  1. Pasal 1-9 (1Taw 1:1-9:44).

    Daftar silsilah bangsa Israel

    Bagian ini menjelaskan daftar silsilah-silsilah.

    1. Daftar silsilah Adam sampai kepada Abraham dan sampai kepada Esau. 1Taw 1:1-54.
    2. Daftar silsilah keturunan Yehuda. 1Taw 2:1-3:24.
    3. Daftar keturunan Simeon, Lewi, dan Benyamin. 1Taw 4:1-8:28.
    4. Daftar silsilah Saul. 1Taw 8:29-40.
    5. Daftar penduduk Yerusalem sesudah peperangan bangsa Israel di Babel. 1Taw 9:1-44.

  2. Pasal 10-29 (1Taw 10:1-29:30).

    Riwayat Daud dan kerajaannya.

    Isi pasal-pasal ini diawali dengan riwayat kematian raja Saul, yang kemudian dilanjutkan dengan riwayat raja Daud. Pada akhir pemerintahannya raja Daud memberi amanat kepada Salomo, anaknya, untuk membangun Bait Allah bagi umat Israel.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal 1Taw 10:13-14.
      Apakah sebabnya raja Saul dihukum oleh Allah?
      Hal ini berarti apa bagi kita sekarang?
    2. Bacalah pasal 1Taw 11:1-3.
      Apakah tugas Daud menurut ayat-ayat ini?
    3. Bacalah pasal 1Taw 28:1-11.
      Apakah amanat pertama Daud kepada Salomo?
      (1Taw 28:9).
      Dan apakah amanat yang kedua? Bagaimanakah
      amanat-amanat ini diterapkan dalam hidup saudara?
    4. Bagaimanakah pemerintahan raja Salomo?
      (1Taw 29:20-25).

II. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab II Tawarikh

  1. Pasal 1-9 (2Taw 1:1-9:31).

    Riwayat tentang Salomo dan kerajaannya

    Pasal-pasal ini menjelaskan bagaimana setelah Salomo diresmikan menjadi raja bangsa Israel, dia mulai membangun Rumah Tuhan sebagaimana dipesan oleh Daud, kemudian Salomo mentahbiskan Rumah Tuhan yang telah didirikannya itu, dengan memberikan kurban persembahan yang berkenan kepada Tuhan. Dalam pemerintahan Salomo yang berkenan kepada Tuhan itu, dia menerima berkat kebesaran dan kemuliaan-Nya, akhir pasal 9; 2Taw 9:1-31 menyebutkan wafatnya Salomo.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal 2Taw 1:7-13.
      Apakah isi permintaan Salomo kepada Tuhan?
      Dan apakah yang diterimanya?
      Bagaimana dengan isi permohonan doa kita pada Tuhan?
    2. Kejayaan kerajaan Salomo disebabkan karena hikmat yang
      ada padanya. Dari manakah datangnya hikmat Salomo?
      (2Taw 9:22).
      Apakah saudara mempunyai hikmat dari Allah?

  2. Pasal 10-36 (2Taw 10:1-36:23).

    Riwayat tentang raja-raja dalam kerajaan Yehuda

    Dalam pasal-pasal ini, dijelaskan tentang raja-raja kerajaan Yehuda yang kebanyakan dari mereka tidak mengindahkan Firman Tuhan. Akhirnya kerajaan Yehuda runtuh.

    Pendalaman

    Kebanyakan dari raja-raja kerajaan Yehuda setelah Salomo bersifat seperti yang terdapat dalam pasal 2Taw 36:11-16. Itulah sebabnya mereka dihukum oleh Allah. Sifat-sifat bagaimanakah yang diberkati Tuhan? (Banding sifat jelek pada pasal 2Taw 36:11-16).

III. Kesimpulan/penerapan

  1. Keberhasilan hanya dapat diperoleh apabila berada di pihak Allah.
  2. Allah tidak segan untuk melimpahkan berkat-berkatnya kepada orang yang percaya dan tulus hati.
  3. Pertolongan yang sejati hanya ada pada Allah yang adalah sumber kekuasaan.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Apakah isi dari kitab I-II Tawarikh?
  2. Sebutkanlah pelajaran rohani yang saudara terima setelah pelajaran ini.



AJARAN-AJARAN UTAMA KITAB-KITAB DALAM PERJANJIAN LAMA

15. KITAB EZRA

[Info 07000] [Indeks 07008]

Tujuan

Supaya anggota jemaat yakin bahwa baginya juga tersedia kasih dan kemurahan Allah mengampuni dosa-dosa mereka, ketika melihat kasih dan kemurahan Allah dalam Kitab Ezra kepada umat pilihan-Nya.

Pendahuluan

Penulis : Ezra.

Isi Kitab: Menurut urutan peristiwa yang tertulis dalam Kitab Ezra ini. Ezra ingin menjelaskan tentang, keadaan umat pilihan Allah dari pembuangan di Babel. Kitab ini terbagi atas 10 pasal.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Ezra

  1. Pasal 1-6 (Ezr 1:1-6:22).

    Umat Allah kembali dari pembuangan di Babel dan membangun

    Dalam pasal-pasal ini, dijelaskan tentang raja Koresy, yang berkuasa pada waktu itu, mengijinkan umat Allah kembali ke Yerusalem untuk membangun Bait Allah.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Ezr 1:1-4.
      Mengapakah raja Koresy menyuruh umat Allah kembali ke
      Yerusalem? Hal ini berarti Tuhan lebih berkuasa dari
      raja-raja di dunia.
    2. Bacalah pasal Ezr 3:1-2,12-13.
      Bagaimanakah perasaan hati umat Allah pada saat selesai
      membuat mezbah dan meletakkan dasar bangunan Bait Allah?
      Mengapa demikian?
    3. Akhirnya pembangunan rumah ibadah selesai
      (pasal Ezr 6:16-17).

  2. Pasal 7-10 (Ezr 7:1-10:44).

    Pembaharuan oleh Ezra atas bangsa Israel

    Ezra kembali ke Yerusalem dengan surat kuasa dari raja Artahsasta. Dan mulailah pembaharuan terjadi di Yerusalem.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Ezr 9:1-5,15.
      Sebagai seorang hamba Tuhan, Ezra menunjukkan
      keprihatinannya dan juga tanggung jawabnya atas umat
      Allah. Bagaimana sikap saudara, kalau menjadi pemimpin?
    2. Bacalah pasal Ezr 10:1-6.
      Ezra bukan saja menaruh perhatian, tetapi ia bertindak.
      Dan apakah akibat tindakan Ezra ini?

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Pemulihan kembali umat Allah dari pembuangan membuktikan bahwa Allah tetap setia dalam memberikan pengampunan kepada umat-Nya yang jatuh ke dalam dosa.
  2. Dengan melihat pembangunan Rumah Tuhan oleh Ezra, jelaslah bahwa Allah berkenan kepada pembangunan rumah-rumah ibadah kepada-Nya.
  3. Pernikahan anak-anak Tuhan dengan orang-orang yang tidak mengenal-Nya, merupakan dosa atau perzinahan di hadapan Allah.
  4. Pemulihan kembali umat Allah dari pembuangan, merupakan penggenapan Allah terhadap Firman-Nya, melalui nubuatan nabi-nabi-Nya.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah yang menjadi penulis Kitab ini?
  2. Mengapakah pembangunan rumah Tuhan mengalami penundaan?
  3. Apakah yang diberikan raja Artahsasta kepada Ezra?
  4. Dosa apakah yang dilakukan oleh bangsa pilihan Allah itu, sehingga Ezra
    mengajak melakukan pengudusan diri?
  5. Pelajaran rohani apakah yang saudara dapatkan dari mempelajari Kitab Ezra?



AJARAN-AJARAN UTAMA KITAB-KITAB DALAM PERJANJIAN LAMA

16. KITAB NEHEMIA

[Info 07000] [Indeks 07008]

Tujuan

Supaya anggota jemaat dengan mengenal Kitab Nehemia, memperoleh pengertian tentang cara hidup yang berhasil, karena contoh kehidupan Nehemia yang berhasil, melalui perjuangan dan kerja keras serta penyerahan diri kepada Allah.

Pendahuluan

Penulis : Nehemia.

Isi Kitab: Kitab ini terbagi atas 13 pasal. Isinya merupakan kelanjutan dari Kitab Ezra, yaitu pemulihan pemerintahan bangsa Israel, setelah kembali dari pembuangan.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Nehemia

  1. Pasal 1-11 (Neh 1:1-11:36).

    Keamanan kota Yerusalem dilaksanakan

    Nehemia mendengar keadaan kota Yerusalem yang rusak berat. Langkah pertama yang diambilnya ialah pembangunan kembali tembok Yerusalem. Dalam melaksanakan kembali tembok ini, Nehemia lebih dahulu berpuasa dan meminta bantuan dari raja, kemudian Nehemia memeriksa kembali tembok-tembok yang sudah runtuh. Dalam pembangunan ini, Nehemia menghadapi ancaman-ancaman dan tantangan, tetapi Nehemia menanggapinya dengan berdoa dan penjagaan serta memberikan teladan-teladan yang baik kepada penguasa- penguasa, akhirnya pembangunan tembok selesai, dan ditempatkan penjaga- penjaga. Langkah kedua, Nehemia menambah jumlah penduduk di kota Yerusalem dengan orang-orang yang baik di hadapan Tuhan, yaitu mereka yang mau mendengar Kitab Taurat, mereka yang mengaku dosa dan suka berdoa, mereka yang membuat perjanjian dengan Allah.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Neh 1:1-4.
      Apakah bukti beban Nehemia atas bangsanya?
    2. Bagaimanakah kegiatan pembangunan tembok Yerusalem,
      walaupun mendapat ancaman?
      (Neh 4:11-16,22-23).
    3. Bacalah pasal Neh 9:1-3; 11:1-2.
      Orang-orang yang bagaimanakah yang tinggal di Yerusalem?

  2. Pasal 12-13 (Neh 12:1-13:31).

    Keamanan hidup rohani umat Allah dilaksanakan

    Pasal-pasal ini menjelaskan bahwa setelah tembok kota Yerusalem selesai dibangun, Nehemia mulai mengadakan pembangunan rohani umat Allah. Hal ini dimulai dari kehidupan rohani para imam, karena para imanlah yang memegang peranan penting dalam hidup rohani umat Allah.

    Pendalaman

    1. Apakah dasar tindakan Nehemia?
      (Neh 13:1-3).
    2. Apakah yang diperbuat imam Elyasib?
      (Neh 13:4-9).
    3. Apakah yang terjadi dengan orang-orang Lewi yang
      seharusnya melayani umat Allah?
      (Neh 13:10-11).
    4. Apakah hubungan perbuatan dosa dengan kehancuran kota
      Yerusalem? (Neh 13:17-18).

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Kitab Nehemia memberikan pengajaran untuk memperoleh kemenangan dari tantangan yang berat melalui penyerahan, kepercayaan kepada kuasa Allah dan disertai dengan usaha yang sungguh.
  2. Untuk menjadi pemimpin yang baik, seseorang haruslah mempunyai sifat seperti Nehemia, yakni rajin berdoa, bersemangat dan mempunyai penyerahan kepada Allah.
  3. Melalui kehidupan Nehemia, kita mengetahui bahwa Allah mau dan bisa memakai siapa saja yang berbeban kepada pekerjaan-Nya.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah penulis Kitab Nehemia?
  2. Berita apakah yang diterima oleh Nehemia?
  3. Bagaimanakah sikap Nehemia menerima berita itu?
  4. Pelajaran rohani apakah yang saudara dapatkan dari mempelajari Kitab
    Nehemia?



AJARAN-AJARAN UTAMA KITAB-KITAB DALAM PERJANJIAN LAMA

14. KITAB ESTER

[Info 07000] [Indeks 07008]

Tujuan

Supaya dengan mengetahui isi Kitab Ester, setiap anggota Jemaat yakin, bahwa Allah memelihara dan menolong umat-Nya ketika mengalami pencobaan dan penderitaan.

Pendahuluan

Penulis : Penulis Kitab Ester sangat sukar untuk dipastikan. Tetapi menurut para ahli Alkitab, ada kemungkinan ditulis oleh Mordekhai atau Ester bahkan mungkin juga Nehemia.

Isi Kitab: Isi Kitab Ester menceritakan keadaan Bangsa Israel di pembuangan. Untuk dapat mengerti isi Kitab Ester ini, kita akan mempelajari riwayat para pelaku dan peranannya.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Ester

  1. Raja Ahasyweros

    Pasal Est 1:1, raja Ahasyweros adalah raja yang memerintah 127 daerah, dari India sampai Etiopia. Dia adalah salah satu raja yang terkenal pada zaman itu, namun dalam pemerintahannya dia suka bertindak sewenang-wenang.

    Pendalaman

    1. Mengapakah raja Ahasyweros mau membinasakan orang Yahudi?
      (Est 3:8-11).
    2. Tetapi bagaimanakah sebenarnya kepribadiannya?
      (Est 6:1-3,10-11).

  2. Ratu Wasti

    Ratu Wasti adalah orang yang dipecat oleh raja Ahasyweros, karena pada waktu raja Ahasyweros menyuruh Wasti memperlihatkan kecantikannya pada pesta yang diadakannya, ratu Wasti menolak. Hal ini bagi raja adalah satu penghinaan, maka raja memberikan keputusan, bahwa ratu Wasti dipecat sebagai ratu dan akan dicari penggantinya.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Est 1:9-22.
      Mengapakah ratu Wasti dipecat?
    2. Kekerasan hati ratu Wasti ini, justru merupakan
      kesempatan bagi orang Yahudi menjadi ratu
      (Est 2:17-18).

  3. Haman

    Haman adalah seorang yang menerima kebesaran dari raja Ahasyweros dengan kenaikan pangkat dan kedudukan tertinggi di atas semua pembesar. Semua rakyat diperintahkan menyembah Haman. Haman sangat memusuhi orang Yahudi karena Mordekhai tidak mau menyembah dia. Haman diberi kuasa oleh raja untuk membunuh bangsa Yahudi.

    Pendalaman

    1. Siapakah Haman? (Est 3:1,5-6).
      Dan bagaimanakah kepribadiannya?
      Serta mengapakah ia membenci orang Yahudi?
    2. Bagaimanakah nasib orang seperti Haman, yang berusaha
      memusnahkan umat Allah? (Est 7:1-10).

  4. Mordekhai

    Mordekhai adalah orang Yahudi yang menjadi pegawai istana raja. Dia mempunyai tugas duduk di pintu gerbang istana raja (pasal Est 2:5,19,21). Dan ia adalah seorang yang tidak menyembah kepada Haman, karena menurut keyakinan Mordekhai hanya Tuhanlah yang patut disembah. Dalam pasal 4 (Est 4:1-17) dijelaskan Mordekhai berdukacita dan bersedih bersama orang Yahudi karena adanya keputusan raja memberi kuasa kepada Haman, untuk membunuh orang Yahudi.

    Pendalaman

    1. Siapakah Mordekhai? (Est 2:5; 3:1-5).
      Dan bagaimanakah kepribadiannya?
    2. Bacalah pasal Est 6:1-11.
      Apakah sebabnya Mordekhai dihormati raja?
    3. Bagaimanakah keadaan orang yang taat pada Tuhan, seperti
      Mordekhai ini? (Est 8:1-2; 9:4; 10:1-3).

  5. Ester

    Ester adalah seorang anak yatim bangsa Yahudi. Dia adalah saudara sepupu dari Mordekhai. Ketika ratu Wsti dipecat dari kedudukannya sebagai ratu, maka Ester diangkat menjadi ratu. Pada waktu orang Yahudi akan dibunuh, Ester menerima permohonan dari Mordekhai untuk menolong membebaskan orang Yahudi (pasal Est 4:14).

    Pendalaman

    1. Siapakah Ester? (Est 1:7; 2:17).
      Dan apakah kedudukan Ester dalam kerajaan?
    2. Apakah tugas Ester bagi umat Allah?
      (Est 4:8-16).
    3. Apakah usahanya itu berhasil?
      (Est 7:1-8 8:5-8).

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Kitab Ester membuktikan bahwa Allah tetap setia dalam memelihara dan menolong umat-Nya yang berada dalam kesusahan dan kesulitan.
  2. Pengalaman Haman membuktikan bahwa kesombongan ketamakan akan menghasilkan kerugian bagi diri sendiri.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah nama raja yang ada dalam Kitab Ester?
  2. Mengapakah Ester bisa menjadi ratu?
  3. Apakah sebabnya Haman sangat membenci umat Allah?
  4. Bagaimanakah nasib Haman?
  5. Pelajaran rohani apakah yang saudara dapatkan dari mempelajari Kitab Ester?



AJARAN-AJARAN UTAMA KITAB-KITAB DALAM PERJANJIAN LAMA

17. KITAB AYUB

[Info 07000] [Indeks 07008]

Tujuan

Supaya dengan mengetahui isi Kitab Ayub, anggota jemaat mengerti bahwa suatu penderitaan dapat membawa kemenangan dan pengenalan yang lebih dalam akan Allah.

Pendahuluan

Penulis : Penulis Kitab Ayub tidak diketahui dengan jelas.

Isi Kitab: Kitab Ayub terdiri dari 42 pasal. Isi Kitab Ayub merupakan kisah nyata dari seorang bernama Ayub yaitu mengisahkan kehidupan Ayub yang berbahagia karena kesalehannya, tetapi kemudian hidup dalam penderitaan karena pencobaan iblis. Akhirnya dia kembali memperoleh kebahagiaan, karena ketekunannya dalam beribadah walaupun menderita.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Ayub

  1. Pasal 1 (Ayub 1:1-5).

    Keadaan Ayub sebelum pencobaan iblis

    Ayub adalah seorang yang hidup dalam kesalehan dan kelimpahan.

    Pendalaman

    Bacalah pasal Ayub 1:1-5, sebutkanlah keadaan Ayub waktu itu.

  2. Pasal 1-3 (Ayub 1:6-3:26).

    Keadaan Ayub dalam pencobaan iblis

    Dalam bagian ini dijelaskan bahwa iblis mengambil semua harta milik dan kesehatan Ayub. Hal ini membuat Ayub sangat menderita.

    Pendalaman

    1. Siapakah yang tidak mengingini kebahagiaan Ayub?
      (Ayub 1:6-12).
      Tetapi sebenarnya apakah maksud Iblis kepada Tuhan?
      (Ayub 1:9,11).
    2. Perhatikan pasal Ayub 1:13-22.
      Apakah yang terjadi dalam kehidupan Ayub?
      Dan bagaimanakah tanggapan Ayub terhadap hal itu?
      (Ayub 1:20-22).
    3. Perhatikan pasal Ayub 2:1-10.
      Penderitaan apa lagikah yang Ayub alami? Tetapi
      bagaimanakah sikapnya terhadap Allah? (Ayub 2:9-10).

  3. Pasal 4-37 (Ayub 4:1-37:24).

    Percakapan Ayub dengan sahabat-sahabatnya

    Pada bagian ini dijelaskan tentang 3 orang sahabat Ayub yang bernama Elifas, Bildad, dan Zofar. Mereka datang dan mengatakan bahwa penderitaan Ayub adalah akibat dari dosa yang dibuat secara sembunyi-sembunyi. Mereka menyuruh Ayub supaya mengakui saja dosanya, tetapi Ayub tetap bertahan, bahwa ia hidup benar di hadapan Allah. Setelah tiga teman Ayub itu selesai berbicara, seorang muda bernama Elihu memperingatkan mereka semua termasuk Ayub bahwa Tuhan adalah Maha besar dan mempunyai maksud yang baik dalam penderitaan orang beriman. (dalam pasal Ayub 9:33).

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Ayub 4:1-9.
      Siapakah yang berbicara dalam bagian ini?
      Dan apakah tuduhannya terhadap Ayub?
    2. Bacalah pasal Ayub 8:1-7.
      Siapakah yang berbicara dalam bagian ini?
      Dan apakah tuduhannya terhadap Ayub?
    3. Bacalah pasal Ayub 11:1-6.
      Siapakah yang berbicara dalam bagian ini?
      Dan apakah tuduhannya terhadap Ayub?
    4. Bacalah pasal Ayub 31:1-6.
      Bagaimanakah Ayub memandang dirinya sendiri?
    5. Bagaimanakah pendapat Elihu mengenai hal ini?
      (Ayub 32:1-5).

  4. Pasal 38-42 (Ayub 38:1-42:17).

    Jawaban Tuhan kepada Ayub

    Dalam bagian ini Ayub di tegur oleh Allah. Kemudian Ayub merendahkan diri dihadapan Allah serta mencabut pembelaan dirinya. Setelah ini Ayub tidak lagi hidup menderita, karena diberkati Allah.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Ayub 38:1,34-38.
      Apakah yang terjadi dalam bagian ini?
    2. Bacalah pasal Ayub 42:1-6.
      Apakah yang terjadi dengan Ayub?
    3. Bagaimanakah keadaan Ayub pada akhirnya?
      (pasal Ayub 42:7-17).

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Kitab Ayub mengajarkan kepada orang beriman bahwa Iblis tidak berkuasa untuk mencabut nyawa seseorang.
  2. Kitab Ayub mengajarkan bahwa Allah mengijinkan anak-anaknya mengalami penderitaan untuk menunjukkan kemahakuasaan-Nya.
  3. Kitab Ayub mengajarkan bahwa penderitaan dapat menjadi suatu alat untuk membawa seseorang pada pertumbuhan rohani yang dewasa.
  4. Kitab Ayub mengajarkan Ayub sebagai teladan orang yang menyembah Allah secara benar, yaitu penyembahan yang didasari ketulusan hati.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Apakah isi Kitab Ayub?
  2. Siapakah nama-nama sahabat Ayub?
  3. Penderitaan apa sajakah yang dihadapi oleh Ayub? Dan siapakah yang menginginkan hal ini?
  4. Apakah pelajaran rohani yang saudara dapatkan setelah mempelajari Kitab Ayub?



AJARAN-AJARAN UTAMA KITAB-KITAB DALAM PERJANJIAN LAMA

18. KITAB MAZMUR

[Info 07000] [Indeks 07008]

Tujuan

Supaya dengan mengetahui isi Kitab Mazmur, anggota jemaat mengerti bagaimana hidup dengan penuh pengucapan syukur menghadapi pencobaan/penderitaan dan pentingnya mengakui dosa.

Pendahuluan

Penulis : Kitab Mazmur ditulis oleh banyak orang, di antaranya adalah Raja Daud, Musa, Asaf, Anak-anak Korah, Heman, dan lain-lain. Tetapi Raja Daud merupakan penulis terbanyak.

Isi Kitab: Kitab Mazmur terdiri dari 150 pasal. Isi kitab Mazmur mengungkapkan tanggapan orang-orang beriman kepada Tuhannya, baik dalam bentuk doa atau nyanyian.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Mazmur

Pembagian isi Kitab Mazmur

  1. Mazmur pujian terhadap Allah.
    Contoh: Mazm 8:1-9; 29:1-11; 33:1-22; 68:1-35
    Mazm 100:1-5; 103:1-105:45; 117:1-2
    Mazm 145:1-150:6.

  2. Mazmur pengucapan terimakasih kepada Allah
    Contoh: Mazm 9:1-20; 18:1-50; 32:1-11; 66:1-20
    Mazm 76:1-12; 116:1-19.

  3. Mazmur Pemujaan atas keagungan Allah sebagai raja.
    Contoh: Mazm 2:1-12; 20:1-9; 21:1-13; 45:1-17; 47:1-9
    Mazm 72:1-20; 93:1-5; 96:1-13; 97:1-12; 98:1-9
    Mazm 99:1-9; 110:1-7; 132:1-18.

  4. Mazmur Permohonan, Ratapan, dan Keluhan.
    Contoh: Mazm 3:1-8; 6:1-10; 13:1-6; 22:1-31; 25:1-22
    Mazm 31:1-24; 35:1-28; 38:1-22; 39:1-13; 42:1-11
    Mazm 43:1-5; 44:1-26; 51:1-19; 63:1-11; 74:1-23
    Mazm 79:1-13; 80:1-19; 83:1-18; 85:1-13; 86:1-17
    Mazm 102:1-28; 130:1-8; 140:1-143:12.

  5. Mazmur tentang Ziarah.
    Contoh: Mazm 84:1-12; 120:1-134:3.

  6. Mazmur tentang Sejarah Bangsa Israel.
    Contoh: Mazm 78:1-72; 95:1-11; 105:1-45; 106:1-48; 114:1-8.

  7. Mazmur tentang keagungan Firman Allah.
    Contoh: Mazm 119:1-176.

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Kitab Mazmur mengajarkan bagaimana anak-anak Allah hidup dan berjalan mengikuti Allah.
  2. Kitab Mazmur mengajarkan bagaimana Allah memberkati setiap orang yang mau berpegang/hidup sesuai dengan Firman Allah.
  3. Kitab Mazmur mengungkapkan keagungan Allah sebagai pencipta alam semesta dan sekaligus sebagai pemeliharaannya.
  4. Kitab Mazmur mengajarkan kebesaran dan kemuliaan sifat-sifat Allah.
  5. Kitab Mazmur mengajarkan tentang Allah yang tidak mau bergaul dengan orang-orang yang hidup di dalam perbuatan dosa.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah penulis Kitab Mazmur yang terbanyak?
  2. Apakah isi Kitab Mazmur di dalam pembagiannya?
  3. Pelajaran rohani apakah yang saudara dapatkan dalam mempelajari Kitab Mazmur?



AJARAN-AJARAN UTAMA KITAB-KITAB DALAM PERJANJIAN LAMA

19. KITAB AMSAL

[Info 07000] [Indeks 07008]

Tujuan

Supaya anggota kelompok mengerti seluruh Kitab Amsal yang mengajarkan asas-asas dari kehidupan yang dijalankan dengan hikmat dan penuh rasa takut kepada Tuhan. Pelajaran ini dapat mendorong mereka untuk melaksanakannya.

Pendahuluan

Penulis : Kitab Amsal ditulis oleh beberapa orang, tetapi penulis yang terbanyak adalah raja Salomo. Sedangkan penulis-penulis lainnya adalah Agur dan ibu raja Lemuel.

Isi Kitab: Kitab Amsal terdiri dari 31 pasal. Kitab Amsal berisikan kata-kata hikmat yang mengajarkan asas-asas dari kehidupan yang dijalankan dengan penuh rasa takut kepada Tuhan.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Amsal

  1. Pasal 1 (Ams 1:1-7).

    Tujuan Amsal-Amsal

    Amsal memberi pengetahuan akan hikmat.
    Amsal memberikan kepandaian.
    Amsal memberikan kejujuran.
    Amsal memberikan pengetahuan tentang takut akan Tuhan.

  2. Pasal 1-9 (Ams 1:8-9:18).

    Amsal tentang hikmat

    Bagian ini berisikan ajaran tentang pentingnya seorang muda mencari hikmat.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Ams 2:1-22.
      Jelaskanlah cara mencari hikmat dan kepentingannya.
    2. Apakah berkatnya bagi seorang yang berhikmat?
      (pasal 3; Ams 3:1-35).

  3. Pasal 10-24 (Ams 10:1-24:34).

    Amsal-Amsal Salomo sebagai anjuran supaya berakal budi

    Bagian ini menjelaskan tentang tindakan orang yang berakal budi dan yang tidak berakal budi, serta segala suatu akibat dari tindakan tersebut.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Ams 15:21-24.
      Apakah yang dikatakan tentang kesukaan orang yang tidak
      berakal budi?
      Dan ke manakah jalan orang yang berakal budi?
    2. Bacalah pasal Ams 23:17-18.
      Apakah akibatnya jikalau seseorang takut akan Tuhan?

  4. Pasal 25-29 (Ams 25:1-29:27).

    Amsal-Amsal Salomo yang dikumpulkan pegawai raja Hizkia

    Bagian ini menjelaskan tentang cara mengatasi kesombongan.

    Pendalaman

    Bacalah pasal Ams 27:1-2; 29:23. Apakah yang dikatakan tentang cara mengatasi kesombongan?

  5. Pasal 30-31 (Ams 30:1-31:31).

    Amsal Agur bin Yake dan Ibu Raja Lemuel

    Amsal ini berbicara mengenai doa dan ajaran hidup, serta tabiat seorang istri yang baik.

    Pendalaman

    1. Apakah yang menjadi perisai bagi seorang dalam hidup?
      Dan bagaimanakah hidup yang baik itu?
      (pasal Ams 30:5-9).
    2. Bagaimanakah tabiat seorang istri yang baik?
      (pasal Ams 31:10-31).

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Kitab Amsal mengajarkan tentang kehidupan di dalam kebenaran, keadilan dan kejujuran.
  2. Kitab Amsal mengajarkan arti dan tujuan dari kehidupan manusia.
  3. Kitab Amsal mengajarkan kemuliaan dari seorang istri yang bijaksana.
  4. Kitab Amsal mengajarkan akibat-akibat dari kemalasan.
  5. Kitab Amsal mengajarkan bahwa pengetahuan yang tidak disertai dengan takut akan Allah merupakan suatu hal yang tidak berguna.
  6. Kitab Amsal membuat seorang yang tidak berpengalaman di dalam kehidupan dapat mempunyai pengetahuan akan arti dan tujuan kehidupan.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah penulis Kitab Amsal?
  2. Apakah tujuan Kitab Amsal?
  3. Apakah permulaan dari segala pengetahuan/hikmat? (Ams 1:7).
  4. Apakah kegunaan mempelajari Kitab Amsal ini bagi seseorang?



AJARAN-AJARAN UTAMA KITAB-KITAB DALAM PERJANJIAN LAMA

20. KITAB PENGKHOTBAH

[Info 07000] [Indeks 07008]

Tujuan

Supaya dengan mengetahui isi Kitab Pengkhotbah, anggota jemaat mengerti bahwa hidupnya merupakan pemberian Allah, yang harus dinikmati dengan rasa penuh tanggung jawab karena akhirnya masing-masing akan diadili oleh Allah.

Pendahuluan

Penulis : Raja Salomo.

Isi Kitab: Kitab Pengkhotbah terbagi atas 12 pasal, dan isi Kitab ini mengajarkan bahwa segala sesuatu dari hidup manusia menjadi sia-sia apabila terpisah dari hubungan dengan Allah.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Pengkhotbah

  1. Pasal 1-2 (Pengkh 1:1-2:26).

    Ajaran tentang kehidupan yang terbaik

    Bagian ini menjelaskan tentang kesia-siaan hidup dan segala yang terbaik bagi manusia h